Image

Harga Anjlok, Petani Garam Merugi

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 15 Agustus 2014, 11:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 08 15 523 1024892 BAh8DjdNN6.jpg Petani garam saat panen (Foto: ant)

SUMENEP - Sejumlah petani garam yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merugi. Pasalnya, harga jual garam hasil panen dibeli di bawah harga pokok penjualan (HPP) yang ditetapkan pemerintah.

Para petani tidak bisa berbuat banyak atas persoalan tersebut, jika tidak dijual kerugian yang diderita petani garam semakin besar.

Garam milik petani dihargai Rp350 per kilogram (Kg). Padahal sesuai HPP harga garam untuk kualitas 1 (K1) dipatok Rp750 per/kg, kg dua (K2) senilai Rp550 per/kg, dan untuk garam kualitas tiga (K3) ditetapkan Rp450 per/kg.

Kondisi itu membuat para petani garam menjerit. Para petani meminta pemerintah supaya turun tangan untuk mengatasi persoalan itu. Jika tidak, maka petani yang akan menjadi korban.

"Harga garam hasil panen kami selama ini kurang bagus, karena para pengusaha membeli di bawah harga yang ditetapkan pemerintah," terang salah seorang petani garam di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Muhammad, Jumat (15/8/2014).

"Alasan pengusaha mengaku stok garam sudah banyak atau sudah membeli garam, sedangkan petani yang panen masih sedikit, artinya ini ada suatu permainan. Kami berharap pemerintah bisa melakukan langkah konkret supaya garam petani dibeli sesuai dengan HPP," tandasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini