Share

Anak Muda Visioner & Berprestasi di Era Kemerdekaan

Rabu 20 Agustus 2014 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 19 367 1026486

 ANAK muda seharusnya bukanlah generasi yang egois, apatis, dan individualistis. Anak muda seharusnya adalah generasi yang visioner, kompetitif, dan profesional.

Indonesia memiliki banyak gelar: negara kepulauan terbesar di dunia, demokrasi terbesar ketiga dunia, negara berpenduduk terbanyak keempat di dunia, ekonomi terbesar ke-16 di dunia, pemilik hutan hujan tropis terbesar ketiga dunia, habitat terumbu karang terbesar di dunia dan penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Berbagai gelar tersebut dan  'gelar' lainnya menunjukkan bahwa kini Indonesia sedang berkiprah kembali menuju kedigdayaannya sebagai salah satu kekuatan utama dunia.

Mengisi kemerdekaan untuk Indonesia tentu bukanlah hal mudah karena negeri kita ini sungguh luas dan kaya. Kita sungguh membutuhkan pemimpin-pemimpin yang mampu mengelola tanah air dengan penuh kapasitas dan berdedikasi tinggi.

Anak muda Indonesia mencapai lebih dari 30 persen total populasi menandakan potensi yang begitu tinggi bagi pembangunan bangsa dan negeri yang progresif dan dinamis. Anak muda seharusnya tidak melakukan kejahatan, justru mendorong kemajuan. Mengharumkan nama bangsa di kancah internasional adalah salah satu cara mengisi kemerdekaan yang benar-benar akan mendidik kita untuk semakin mencintai Ibu Pertiwi.

Mewakili Indonesia dalam berbagai organisasi internasional dan mengikuti agenda internasional seperti konferensi, forum, konvensi, seminar, pertukaran pelajar, kompetisi,dan lainnya merupakan cara anak muda untuk mengekspresikan rasa nasionalismenya melalui prestasi dan kompetensi. Inilah yang pemerintah harus perhatikan dan dukung di berbagai tingkat mulai dari lokal, daerah, provinsi, nasional dan global.

Kita, anak muda, tentu akan semakin bangga terhadap Indonesia tatkala prestasi mengharumkan nama bangsa dihargai oleh pihak pemerintah selaku mandataris kedaulatan bangsa dan negara. Mengharumkan nama bangsa tidaklah harus selalu melalui bidang-bidang yang berkaitan dengan akademik, namun dapat juga melalui jalur non-akademik seperti organisasi, hobi, olahraga, dan lainnya.

Akhirnya, jadilah anak muda yang selalu berpikiran positif, berorientasi kemajuan, dan mampu mengharumkan nama bangsa. Merdeka !

Stevie Leonard Harison

Alumnus Hubungan Internasional

Universitas Indonesia

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini