Share

Undip Siap Jadi Tuan Rumah Pimnas ke-27

Rachmad Faisal Harahap, Okezone · Selasa 19 Agustus 2014 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 19 373 1026861 yNDbVdLZZl.jpg Undip siap jadi tuan rumah Pimnas (Foto: Faisal/Okezone)

JAKARTA - Penyelenggaraan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di Indonesia dimulai dari keinginan para mahasiswa untuk memiliki suatu kegiatan, wadah atau agenda yang dapat menyalurkan segala kreativitasnya dalam bentuk unjuk kerja dan unjuk karya bagi seluruh mahasiswa di Indonesia.

Sebenarnya pada saat itu telah banyak kreativitas dan aktivitas para mahasiswa, namun belum diagendakan secara nasional. Kegiatan mereka masih berkisar seputar kampus dan paling banyak hanya melibatkan kampus-kampus yang ada di sekitarnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Prof. Sudharto P. Hadi mengakui bahwa pihaknya siap menjadi tuan rumah untuk yang kedua kalinya dengan total jumlah peserta Pimnas ke-27 sekira 2.500 mahasiswa dari penjuru Tanah Air, yang sebelumnya pada 1998 yang jatuh pada Pimnas ke-11.

"Ini sungguh menjadi penghormatan bagi Undip yang menjadi tuan rumah yang kedua kalinya, yaitu yang pertama pada 1998, pada masa transisi pemerintahan dari orde lama menjadi orde baru. Tahun ini juga demikian, yaitu pada pergantian pemerintahan baru," ujar Prof. Sudharto dalam Konferensi Pers Tentang Pimnas 2014, di Gedung D Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2014).

Prof. Sudharto melanjutkan, dengan diadakannya Pimnas, mahasiswa dapat mengantarkan pada pemerintahan baru. Dengan tema Pimnas ke-27 "Berkreasi dan Berinovasi dalam Kebhinekaan", untuk memberikan apresiasi pada berbagai warna daerah, suku dan budaya sebagai nilai kearifan lokal yang diusung dan mewarnai seluruh kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam membangun karsa dan cipta Iptek yang bersifat global.

"Untuk membangun bangsa Indonesia dan menunjukkan kepada segenap khalayak bahwa keragaman unsur sebagai bagian dari kebhinekaan merupakan energi positif yang layak dipertimbangkan oleh pemimpin bangsa dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur, sesuai amanah kemerdekaan bangsa Indonesia," ucapnya.

Prof. Sudharto meminta kepada para mahasiswa untuk semangat, agar senantiasa terinternalisasi, jujur, berani mengungkapkan dan peduli terhadap persoalan-persoalan masyarakat sekitar dari peserta Pimnas di penjuru Indonesia.

Selain itu, Prof. Sudharto menambahkan, untuk logo Pimnas ke-27 tidak berbeda pada Pimnas sebelumnya. Logo Pimnas ke-27 terdiri dari bagian tulisan yang menyebutkan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, dengan diikuti singkatan Pimnas ke berapa (Pimnas ke-27), dilanjutkan nama kampus penyelenggara (Universitas Diponegoro) dan tahun penyelenggaraan (2014), serta bagian gambar dengan lidah kobaran api menyala dan berwarna-warni.

Sesuai dengan pedoman penyelenggaraan Pimnas, bagian tulisan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional dan Pimnas, serta gambar lidah api merupakan bagian utama logo Pimnas yang tidak boleh dirubah.

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini