Chief Content News Baru di Okezone.com

Rani Hardjanti, Okezone · Rabu 20 Agustus 2014 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 20 61 1027211

PORTAL berita nasional, Okezone.com, memiliki Chief Content News (Pemimpin Redaksi News) baru, yakni Syukri Rahmatullah.

"Ukay," demikian dia biasa disapa, menggantikan Pemimpin Redaksi sebelumnya M Budi Santosa (2007-2014), yang juga sekaligus founding father Okezone.com. Selanjutnya M Budi Santosa menjabat sebagai Chief Audience and Content Strategy Okezone.com.

 

Dengan perkembangan internet semakin pesat dan juga semakin berkembangnya pola konsumen mengkonsumsi konten, Chief Executive Officer (CEO) PT Linktone Indonesia Roy Simangunsong melihat, diperlukan suatu energi yang akan membawa Okezone menjadi nomor satu di berbagai area, seperti hard news ataupun area entertainment dan lifestyle.

Menurutnya, pengangkatan Syukri sebagai Chief Content News diharapkan dapat membawa energi baru terhadap area news, economy, sports, bola dan tekno dengan bekerja sama bersama Chief Entertainment and Lifestyle Content, Chief Audience and Content Strategy M Budi Santosa dan department terkait lainnya seperti sales, marketing dan corporate IT.

"Energi tersebut diartikulasikan dengan tiga area yaitu fast dengan kualitas yang tinggi, fokus kepada hal yang memberikan dampak dan mengerjakan dengan penuh fun," tutur Roy.

Hal senada juga diucapkan oleh M Budi Santosa. Mas Budi, panggilan akrabnya, mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama tim yang sudah terjalin selama ini. "Saya sudah menjadi pemred sudah enam tahun tiga bulan. Dan Okezone sudah melalui dua kali masa kepemimpinan pemred, yang pertama adalah Sururi Alfarouk dan saya. Belajar yang baik-baik dari kedua masa kepemimpinan dan tinggalkan yang buruk," ujar mas Budi, demikian panggilan akrabnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Syukri mengucapkan terima kasih kepada M Budi Santosa atas pembelajaran yang selama ini diberikan. "Selama ini saya sudah dipersiapkan oleh mas Budi, bagaimana memimpin. Karena di Okezone tidak mungkin memimpin seumur hidup. Regenerasi akan terus terjadi dan tidak boleh putus," ujarnya.

 

Dalam mengemban tugas ke depannya Syukri akan menjalankan tongkat estafet dengan sejumlah strategi baru. Di antaranya membangun super team dan bukan superman. Pada kesempatan itu, dia bercerita pengalamannya sewaktu mengenyam pendidikan di pesantren, terdapat pepatah almuhafadzatu alal qodimissalih wal akhdzu bil jadidil aslah. Yang artinya menjaga tradisi yang lama dan membuat tradisi-tradisi baru yang lebih baik.

"Jadi saya akan membuat yang baik-baik apalagi tim Okezone adalah tim yang hebat. Saya percaya dengan tim hebat maka Okezone bisa menjadi nomor satu," papar pria lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu.

Selamat bertugas Syukri. Semoga bisa membawa Okezone menjadi portal media yang semakin berprestasi industri online Tanah Air.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini