Share

Bandung Bakal Punya Gedung Kesenian Berkelas Internasional

Oris Riswan, Okezone · Kamis 21 Agustus 2014 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 21 526 1027934 ycTqv7Auu2.jpg RK menyebut gedung kesenian tersebut akan semewah Opera House (Ilustrasi, Foto: Okezone)

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung berencana membangun gedung kesenian berkelas interasional di kawasan Cikutra, Kota Bandung. Gedung tersebut akan berdiri di lahan seluas 4 hektare. Pada 2017 gedung tersebut diharapkan sudah siap digunakan.

 

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, dan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK), bertemu di Gedung Sate, Kamis (21/8/2014), untuk membahas seputar rencana pembangunan tersebut.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

“Jadi salah satu mimpi rakyat Jawa Barat itu ingin mempunyai gedung kesenian kelas dunia. Selama ini konser kan selalu di Jakarta. Saat ini harusnya sudah mulai bisa di Bandung,” kata RK.

Tak tanggung-tanggung, kemewahan gedung itu akan menyaingi Opera House di Australia atau Explainade di Singapura.

Jika rencana itu terwujud, konser dan kesenian kelas dunia akan bisa digelar di Bandung. Sehingga Bandung akan menjadi salah satu destinasi utama kegiatan kesenian dan konser di Indonesia.

“Selama ini kan banyak pemusik dari Bandung, seniman dari Bandung, tapi gedungnya (yang dipakai) Saparua lagi, Saparua lagi,” ungkapnya.

Dalam pertemuannya dengan Deddy, RK mengaku banyak memberikan arahan seputar arsitektur bangunannya. “Kebetulan saya arsitek. Memberikan arahan-arahan yang kelas dunia tuh seperti apa. Sehingga nanti jangan sampai uang yang digelontorkan gede, pas dilihat biasa-biasa saja," jelasnya.

Sebagai gambaran, RK memberikan arahan bahwa gedung kesenian itu nantinya akan memiliki taman dan berbagai fasilitas penunjang, termasuk penginapan.

“Doakan saja. Kita bermimpi mudah-mudahan tahun depan sudah dimulai konstruksi,” ucap RK.

Sementara itu Deddy Mizwar berharap pembangunan gedung bisa berjalan sesuai rencana.

“Saya harap dua tahun (lagi) itu sudah bisa beroperasi,” tandas Deddy.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini