"Jokowi" Jaring Belasan Wanita Pelayan Panti Pijat

Nurul Arifin, Okezone · Jum'at 22 Agustus 2014 22:50 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 22 519 1028670 OoyQdd4rXm.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

SURABAYA - Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP) Kota Surabaya kembali menggelar operasi Yustisi. Kali ini sasarannya adalah sejumlah panti pijat dan Spa di Surabaya. Hasilnya, Satpol PP menjaring 19 perempuan pelayan panti pijat di Kawasan Ruko Kedung Doro, Surabaya.  

 

Para perempuan ini merupakan pelayan panti pijat di Monolisa dan Shiatsu Physio Therapy. Saat razia, sejumlah petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP pertama kali menyasar Monalisa Massage. Di tempat tersebut petugas mendapat ada seorang wanita dan laki-laki dalam satu kamar. Kemudian di lantai dua, petugas mendapati sembilan perempuan tanpa disertai Kartu Identitas penduduk Musiman (Kipem) dan sertifikat pijat. Dari tempat ini petugas mengamankan 10 perempuan dan seorang laki-laki pelanggan.

 

Selanjutnya, petugas gabungan ini menyasar Shiatsu Physio Therapy Massage ala Jepang, satu kawasan dengan Monalisa Massage. Petugas mengamankan delapan perempuan tanpa Kipem dan sertifikat profesi.

 

Kasi Penindakkan Satpol PP Kota Surabaya Joko Wiyono mengatakan, razia sejumlah panti pijat ini tidak kaitannya dengan pentutupan lokalisasi Dolly. Menurutnya, operasi ini berkaitan untuk mengantisipasi urbanisasi ke Kota Surabaya.

 

"Ini tidak ada kaitannya dengan penutupan lokalisasi. Hanya aktivitas rutin saja. Tadi kita mengamankan total 19 perempuan dan satu laki-laki. Mereka tidak memiliki Kipem dan sertifikat profesi," kata Jokowi, Jumat (22/8/2014) sore.

 

Meski demikian, Jokowi mengatakan dua panti pijat yang dirazia itu memiliki ijin usaha. Sehingga tidak ada pelanggaran bagi tempat usaha tersebut. Hanya saja, karyawan yang bekerja di tempat tersbeut tidak memiliki Kipem dan sertifikat. Selanjutnya, paska razia ini akan dilakukan pendataan dan diserahkan ke Liponsos Kota Surabaya.

 

"Terserah nanti tindak lanjut Liponsos seperti apa, yang jelas mereka akan kita data," tandasnya.

 

Mereka yang terjaring Razia selanjutnya digelandang ke Kantor Satpol PP Kota Surabaya dengan mengendari mobil bak terbuka. Sejumlah perempuan ini terlihat menyembunyikan wajah dari jepretan kamera.

(hol)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini