Share

Koalisi Merah Putih Jangan Mau Diiming-imingi Jabatan!

Angkasa Yudhistira, Okezone · Senin 25 Agustus 2014 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 25 568 1029238 tOQqmp8VG8.jpg politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Politisi Partai Golongan Karya (Golkar), Bambang Soesatyo menyatakan, jika Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) ingin mendapatkan pengawasan yang efektif dari semua pihak, sebaiknya memberi keleluasaan kepada koalisi merah putih untuk menjadi kekuatan penyeimbang yang konstruktif di parlemen.

Pernyataan Bambang itu, terkait kabar yang menyatakan beberapai partai politik yang tergabung dalam koalisi merah putih memilih untuk merapat pada pasangan Jokowi-JK.

"Karena itu, soliditas koalisi merah putih saat ini jangan lagi diiming-imingi jabatan atau diadu domba," ujar Bambang melalui pesan singkatnya kepada Okezone, di Jakarta, Minggu (24/8/2014) malam.

Dalam sejumlah kesempatan, kata Bambang, Jokowi meminta agar pemerintahannya dikawal dan diawasi. Dia bahkan minta organisasi relawannya di semua daerah tetap eksis guna mengawasi pemerintahan Jokowi-JK.

"Kalau Jokowi konsisten dengan keinginan untuk diawasi, peran itu otomatis akan dijalankan juga oleh koalisi merah putih sebagai kekuatan penyeimbang di DPR. Untuk kepentingan itu, Jokowi seharusnya membiarkan koalisi merah putih tetap solid," ujarnya.

Anggota Komisi III DPR ini melanjutkan, jika Jokowi terus menggoda untuk memecah belah koalisi merah putih, lanjutnya, komitmen mereka tentang urgensi pengawasan patut diragukan.

"Kalau memperlemah koalisi merah putih, sama artinya Jokowi ingin memperlemah pengawasan oleh DPR," imbuhnya.

Bendahara Umum DPP Partai Golkar itu menyatakan, Jokowi seharusnya konsisten pada keinginan untuk diawasi oleh semua pihak.

"Karena itu, kubu Jokowi harus menghentikan manuver-manuver politik yang bertujuan memecah atau merusak soliditas koalisi merah putih," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini