nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wakil Ahok Harus Lebih Gesit

Angkasa Yudhistira, Jurnalis · Kamis 11 September 2014 15:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 09 11 500 1037595 cMP4t7t3Ex.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Polemik tentang siapa sosok yang pantas mendampingi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali mengemuka. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Edi Marzuki Nalapraya, berpendapat wakil Ahok harus orang yang lebih gesit dari Gubernurnya.

 

Sekadar diketahui, Edi menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta pada periode 1984-1988. "Harus yang lebih gesit dari dia (Ahok) dong. Contoh, peristiwa Tanjung Priok (1984), pukul 01.00 WIB malam saya ketok Gubernur, saya ceritakan situasinya begini. Bapak tidur lagi saja, saya yang berangkat. Kalau wakilnya lelet, enggak usah jadi wakil," ujar Edi saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Kamis (11/9/2014).

 

Terkait dengan keinginan Ahok agar seorang wakil gubernur harus memahami birokrasi, Edi menyarankan agar Ahok membawa keinginannya itu ke DPRD selaku penentu siapa yang menjadi wagub.

 

"Terserah dia. Yang memutuskan wagub siapa? DPRD kan. Ya tinggal Pak Ahok ngomong ke DPRD. Kalau nurutin kemauan orang banyak, semua orang mau," terangnya. Namun, melihat situasi saat ini, Edi lebih menyerahkan pada kondisi politik yang masih memanas dalam perebutan kursi DKI 2.

 

"Kan masih ribut nih orang-orang, PDIP mau Gerindra juga mau. Sebetulnya kalau mau ikut pemilu, yang kalah jadi pemilu jadi wagub, pak Nachrowi. Secara politis bagus, Gerindra dan Demokrat," terangnya.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini