Share

Mobil Esemka Sempat Batal Jadi Mobdin Pemkot Solo

Bramantyo, Okezone · Jum'at 12 September 2014 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2014 09 12 339 1038279 nwthxG0Ey1.jpg Mobil Esemka yang dulu digunakan Jokowi saat jadi Wali Kota Solo (Foto: Bramantyo/okezone)

SOLO - Pemerintah Kota Solo sempat mengusulkan akan menggunakan mobil Esemka sebagai mobil dinas. Seiring perjalanan, usulan tersebut urung dilakukan karena terkendala sejumlah hal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Suharso, mengatakan, salah satunya kendala yakni belum terstandarisasi mobil Esemka.

"Uang negara dibuat beli barang yang belum berstandart itu salah. Akuntabiltas terhadap anggaran kan ndak bisa," kata Budi Suharso kepada Okezone, Jumat (12/9/2014).

Atas dasar itulah, Pemkot Solo membatalkan pengadaan mobil Esemka sebagai kendaraan dinas. Jika memang Esemka akan digunakan sebagai kendaraan menteri, Budi menilai perlu ada sejumlah penyempurnaan.

โ€œDari sisi struktur, semua harus dipastikan lagi apakah status mobil Esemka sudah lolos uji dari Kementrian Perindustrian dan Perdagangan maupun dari Kementerian Perhubungan. Itu hal yang mendasar, harus diselesaikan dulu sebelum kita katakan layak atau belum Esemka digunakan untuk mobil dinas," paparnya.

Secara pribadi, lanjutnya, pilihan menggunakan Esemka sebagai mobil dinas itu relevan. Pertama, menggunakan Esemka ada kebanggaan sendiri hasil karya anak-anak SMK di pakai sebagai kendaraan dinas pejabat negara.

Kedua, kebanggaan menggunakan produk lokal dan memberikan kontribusi buat negara. "Menurut saya banyak hal, artikulasi yang kita harapkan itu betul-betul layak (mobil Esemka)," tegasnya.

Pemkot Solo, ungkap Budi, akan memberikan dorongan bagi rekan yang ada di Solo Techno Park (STP). Sedangkan untuk masalah finansial, Budi menyerahkan sepenuhnya pada pemerintah pusat.

"Solo hanya supporting saja, kemampuan finansial itu bukan kapasitas pemerintah kota. Kalau dulu itu kan Esemka hanya untuk promosi," tuturnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini