Jambret Apes, Terpeleset Saat Hendak Kabur

Nurul Arifin, Okezone · Senin 15 September 2014 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2014 09 15 341 1039464 4qmTMjwZI7.jpg Ilustrasi penangkapan (Dok Okezone)

SURABAYA - Mungkin di antara sejumlah pelaku penjambretan hanya Syafei (19) yang tergolong apes. Alih-alih ingin menikmati hasil jabretannya, pria asal Sampang, Madura ini malah tertangkap gara-gara terpeleset saat beraksi.

 

Kontan saja, Syafei nyaris jadi bulan-bulanan warga sekitar lokasi kejadian di kawasan Jaksa Agung Suprapto, Surabaya. Beruntung Polisi segara datang ke lokasi mengamankan tersangka. Sementara, dua rekan Syafei berhasil kabur.

 

Selain gagal ikut menikmati hasil jambretan, polisi juga menyita sepeda motor Merek Suzuki satria dengan Nopol L 4288 QL yang dikendarai Syafei. "Pelaku terjatuh dan hampir dihajar massa. Beruntung langsung kita amankan," kata Kapolsek Genteng Kompol Roman S Elhaj, Senin (15/9/2014).

 

Roman mengatakan dalam beraksi ini, Syafei bersama dua rekannya yang saat ini masih buron polisi. Komplotan ini memang kerap beraksi di Surabaya dan sudah ketiga kalinya.

 

Pertama, pelaku beraksi di Jalan Tambaksari kemudian di Jalan Sedap malam dan terakhir di jalan Jaksa Agung Suprapto ini. Rupanya, aksi terakhir ini pelaku gagal karena korban berteriak minta tolong dan melakukan pengejaran.

 

Korban terakhir memang berani mengejar saat pelaku kabur. Dia adalah Endarwasih (23) Jalan Jambangan, Surabaya. Korban, yang menjadi sasaran para pelaku ini adalah wanita yang berkendara seorang diri. Modus kejahatan pelaku dengan menggunakan dua kendaraan. Mereka berkeliling mencarai sasaran. setelah mendapat 'mangsa' pelaku menarik paksa tas milik korban.

 

Kata Roman, pelaku yang ditangkap ini bertugas sebagai pengawas lapangan saat dua rekannya beraksi. "Untuk dua rekannya masih kita lakukan pengejaran," jelasnya.

 

Syafei di hadapan petugas mengaku menggunakan hasil kejahatannya untuk bersenang-senang dan pesat miras di tempat karaoke. Ia juga mengaku setiap beraksi bertugas sebagai pengawas lapangan untuk memudahkan dua rekannya beraksi. Namun, kali ini apes karena saat melarikan diri terpeleset hingga tertangkap. Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini