nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Swiss German University Wisuda 300 Mahasiswa

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Senin 22 September 2014 07:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 09 20 373 1042087 XsVJ8SzYrd.jpg Swiss German University Wisuda 300 Mahasiswa (Foto: dok. SGU)

JAKARTA - Swiss German University (SGU) dengan bangga menyelenggarakan upacara wisuda ke-11 di Pullman Hotel, Jakarta, untuk merayakan keberhasilan selesainya kegiatan belajar mahasiswa dengan total 300 gelar sarjana dan pascasarjana lulusan dari engineering and information technology, business administration and humanities, serta life sciences and technology.

Perayaan wisuda tahun ini dengan tema "Towards ASEAN Economic Community 2015" bertujuan untuk memperlihatkan para lulusan berkompeten sebagai pemimpin di masa depan yang siap untuk menghadapi pasar ekonomi yang sangat kompetitif.

Rektor Swiss German University Prof Dr Martin Löffelholz mengatakan, sebagai suatu institusi yang telah terpercaya dalam memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa-mahasiswi, pihaknya selalu percaya bahwa ukuran terbesar dari kesuksesannya terletak pada kualitas lulusannya yang unik dan berbeda. Lulusan SGU dilengkapi pengetahuan, pengalaman, dan karakter yang dibutuhkan oleh para pencari kerja.

“Kompetensi mereka tidak hanya akan sebanding dan setara dengan lulusan bangsa ini, tapi juga lulusan lain dari seluruh dunia," ujar Löffelholz, seperti siaran pers yang diterima Okezone, Senin (22/9/2014).

Salah satu tujuan dari ASEAN Economic Community (AEC) 2015 adalah untuk menyediakan tenaga kerja terampil, yang berarti sumber daya manusia (SDM) saat ini diharapkan memiliki kompetensi dasar dan kualifikasi yang menjadi syarat sesuai standar industri.

Memahami pentingnya pendidikan tinggi guna memberikan kontribusi untuk merealisasikan tujuan tersebut, SGU telah menerapkan standar internasional dan program dual degree dari sejak berdirinya pada 2000, yang juga menjadikannya universitas internasional pertama di Indonesia yang terakreditasi oleh DIKNAS, di mana bahasa Inggris digunakan sebagai pengantar.

SGU telah dikenal baik untuk program magang, metode kelas kecil, tenaga pengajar yang berkualitas tinggi dan mudah diakses, serta sebuah institusi yang tidak hanya membekali mahasiswa didiknya dengan pengetahuan dan kompetensi, tetapi juga pengembangan karakter.

Ketika ditanya lebih lanjut tentang peran institusi pendidikan tinggi dalam mengembangkan SDM yang berkualitas baik, Löffelholz menyebutkan, institusi pendidikan harus memprioritaskan perkembangan masa depan mereka dengan mempelajari kebutuhan bisnis yang berubah dan melakukan penelitian yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pihaknya juga berencana menyediakan pelatihan bersertifikat mengenai pemahaman akan ASEAN dan dampaknya terhadap bisnis, teknologi, dan inovasi sebagai inisiatif awal.

"Satu-satu tujuan didirikannya SGU sebagai institusi pendidikan tinggi nonprofit adalah untuk menghasilkan lulusan dengan kualitas akademik terbaik, soft skill yang kuat, dan karakter yang mandiri. Melalui upacara wisuda ini, SGU memberikan lulusan terbaik dengan kompetensi yang luar biasa tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia. Kami sangat yakin bahwa SDM Indonesia mampu mencapai tujuan yang kami inginkan sejak awal," ucapnya. (fsl)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini