nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Takut Tak Lolos, Pelamar CPNS Sambangi BKD Solo

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 25 September 2014 19:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 09 25 373 1044451 43YM5ZI577.jpg Takut Tak Lolos, Pelamar CPNS Sambangi BKD Solo (Ilustrasi Foto : Okezone)

SOLO - Resah menunggu kejelasan nasibnya, para pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Solo, Jawa Tengah. Kedatangan para pelamar CPNS itu untuk mempertanyakan kejelasan nasib lamaran mereka.

Pasalnya, hingga pendaftaran CPNS resmi ditutup, 23 September malam, tidak ada informasi yang menyebutkan apakah pelamar lulus administrasi atau tidak sebagai persyaratan mengikuti ujian seleksi CPNS. Terutama apakah lamaran mereka telah memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS).

Kondisi tersebut membuat mereka resah. Keresehan para pelamar CPNS inipun semakin menjadi setelah di website sscn.bkn.go.id tak memuat pengumuman menyangkut status para pelamar.

Salah satu pelamar CPNS Aditya mengatakan seharusnya dalam website tersebut ada pemberitahuan menyangkut status lamaran mereka. Karena tidak ada pemberitahuan, Aditya pun terpaksa mendatangi BKD untuk mengetahui nasibnya.

“Infonya pemberitahuan dikirim lewat email. Ternyata saya buka berkali-kali tidak ada email masuk. Makanya datang ke sini buat jelasnya,” kata Aditya saat ditemui di Kantor BKD Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/9/2014).

Dia mengatakan, selama tak ada informasi tersebut otomatis dirinya resah dan bingung. Terutama menyangkut apakah lamarannya itu masuk daftar pelamar yang masuk kategori MS atau TMS dan menggagalkan kesempatan untuk menjadi PNS.

“Saya tadi datang ke sini dan bertanya kepada petugas dan ternyata berkas saya tidak lengkap dan harus direvisi,” jelasnya.

Senada pelamar lainnya, Purnomo yang mengaku sangat risau karena tak ada informasi secuil apapun menyangkut nasib lamaran CPNS.

“Saya tak mau hanya gara-gara administrasi kurang lengkap, saya gagal jadi PNS. Makannya dengan datang ke sini [BKD] langsung tahu jika tidak masuk seleksi masih ada waktu untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan,” ujar Purnomo.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini