BANDUNG - Pihak kepolisian masih memeriksa Kankan Irawan alias Dimas (32), pria yang ditangkap di depan sebuah mal di Pasteur, Kota Bandung, saat melakukan transaksi obat yang memiliki efek menggugurkan kandungan.
Â
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi, menerangkan,‎ dari hasil penyelidikan sementara, Dimas menjual obat-obat tersebut melalui blog-nya.
Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir
Follow Berita Okezone di Google News
“Penjualan yang dilakukan oleh tersangka ini menggunakan online,” terang Mashudi, Kamis (2/10/2014).
Ia membeberkan, dalam laman blog tersebut Dimas mencantumkan nomor telefon sebagai sarana komunikasi antara dirinya dan calon pelanggan.
“Obatnya bisa dikirim melalui paket atau bisa ketemuan langsung,” ucapnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, lanjut Mashudi, Dimas telah menekuni bisnis ini sejak 2009.
“Kami masih lakukan pengembangan, termasuk mencari S sebagai penyuplai barang terhadap tersangka D (Dimas)," timpal Kasatres Narkoba, AKBP Nugroho Arianto di tempat yang sama.
Dari penelusuran Okezone, laman blog milik Dimas berisi postingan yang dibuat pada 6 Oktober 2013.
Pada halaman pembuka, Dimas memberi judul 'Obat Penggugur Kandungan, Cyotec, Gastrul, dll di Bandung'. Sementara satu postingan yang baru dibuat Dimas hanya berisi keterangan khasiat dari obat-obat yang dijualnya yakni menggugurkan kandungan. Sementara untuk soal harga masing-masing obat, Dimas mencantumkan dua nomor telefon pribadi sebagai sarana negosiasi.
(ton)