Penjelasan Dinkes Bandung soal Obat Aborsi yang Dijual Dimas

Tri Ispranoto, Okezone · Kamis 02 Oktober 2014 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 02 526 1047289 50NkZdroEx.jpg Kombes Pol Mashudi menunjukkan obat yang dijual Dimas (Foto: Tri/Okezone)

BANDUNG - Obat yang dijual oleh Kankan Irawan alias Dimas (32) melalui blognya hanya bersifat memberikan efek menggugurkan kandungan, bukan obat khusus untuk aborsi.

 

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Bandung, Susatyo Triwilopo, yang juga Kepala Penyidik PPNS Dinkes Kota Bandung.

“Sebetulnya ini bukan obat khusus aborsi, tapi hanya mengambil efek sam‎pingnya saja dari obat maag ini. Seperti dextromethorphan (deksto) yang disalahgunakan biar fly karena memiliki efek menenangkan dan bisa tidur,” jelasnya, Kamis (2/10/2014).

Obat yang dijual Dimas, lanjut dia, seharusnya didapat melalui resep dokter. Karena itu, penjualan secara bebas dikategorikan ilegal.

Pihaknya bersama kepolisian akan menyelidiki bagaimana obat-obat itu bisa beredar bebas.

"Ini obat ilegal. Ada yang lisensi luar negeri. Kita selidiki apakah ada keterlibatan orang dalam, bukan hanya yang menjual bebas tapi memberikan info mengenai efek obat ini yang disalahgunakan tersangka,” terangnya.

Ke depan, pihaknya akan memperketat pengawasan sehingga obat-obat khusus tersebut tidak disalahgunakan.

Seperti diketahui, dalam kasus ini pihak kepolisian telah mengamankan beberapa barang bukti obat yang memiliki efek dapat menggugurkan kandungan dari Dimas, di antaranya, gastrul, cytotec, ampicilin, dan jamu bersalin.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini