nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Dosen IPB Diganjar L'Oreal-UNESCO Award

Yudhi Maulana, Jurnalis · Senin 13 Oktober 2014 14:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 10 13 65 1051543 OsM3FgIRky.jpg Dua Dosen IPB Diganjar L'Oreal-UNESCO Award. Foto: drh. Fitriya Nur Annisa Dewi. (dok. IPB)

BOGOR - Dua dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) meraih penghargaan bergengsi National Fellowship L'Oreal-UNESCO For Women in Science 2014. Mereka berhasil menyisihkan peneliti dari seluruh Indonesia.

Dr Nanik Purwanti S.TP, M.Sc dan Drh Fitriya Nur Annisa Dewi, Ph.D, mengaku tidak menyangka bisa mengalahkan para peneliti dari berbagai daerah. Berawal dari bidang material science, Dr. Nanik menyusun proposal penelitian tentang potensi serat dari protein untuk dimanfaatkan sebagai mikrokapsul. Mikrokapsul tersebut nantinya digunakan sebagai controlled release devices (alat pelepas terkontrol) untuk bahan pangan dan nutraceutical.

“Kebetulan saya mempelajari pemanfaatan protein yang sejenis ketika S-3 di Belanda dan postdoc di Jepang. Walaupun pada saat itu saya tidak mempelajari tentang protein tersebut dalam bentuk serat. Serat dari protein ini telah dipelajari oleh beberapa rekan S-3 yang berada dalam satu grup dengan saya,” ujar Dr. Nanik dalam siaran pers yang diterima Okezone, Senin (13/10/2014).

‪Lanjutnya, proposal yang diajukan ke L'Oreal merupakan penelitian lanjutan terkait eksplorasi dan pemanfaatan jenis protein yang berbeda untuk tujuan yang sama.

‪"Berdasarkan seleksi dewan juri tanggal 25 Agustus, proposal tersebut lolos untuk dipresentasikan pada 26 September lalu dan dinyatakan dapat didanai oleh program L'Oreal," tambah Dr Nanik yang juga staf pengajar di Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian IPB.

 

‪Ke depannya, dia akan mengerjakan riset ini dengan melibatkan para mahasiswa. Di saat yang sama, Dr. Nanik juga mengerjakan kelanjutan risetnya ketika postdoc di Jepang. Kelanjutan riset tersebut didanai oleh United Nations University (UNU)-Kirin Fellowship Program sampai dengan pertengahan 2016.

‪Sementara, drh. Fitriya Nur Annisa Dewi juga meraih juara pertama dalam penghargaan National Fellowship L'Oreal-UNESCO For Women in Science 2014 kategori Life Science. Akibat keberhasilannya ini, dia mendapat dana untuk penelitiannya yang berjudul "The Potential Cancer-Preventive Effect of Kaempferol from Katuk Leaves (Sauropus androgynus) on The Mammary Gland Epithelial Cells".

Dalam pelaksanaannya, perempuan kelahiran 25 Juni 1982 itu akan berkolaborasi dengan Prof. Dr. Ir. Nuri Andarwulan, M.Si. (SEAFAST Center IPB) dan Dr. drh. Diah Iskandriati (PSSP LPPM IPB).

‪L'Oreal-UNESCO National Fellowship Program for Women in Science, didirikan pada 1998 oleh L'Oreal, bekerjasama dengan Komisi Nasional untuk UNESCO Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kemudian, pada 2004 diperbaharui dengan peluncuran program L'Oreal-UNESCO di tingkat internasional. Program ini bertujuan mengakui, menyemangati, dan mendukung kiprah kaum perempuan di bidang sains.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini