JAKARTA - Kepala Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa DKI Jakarta, I Dewa Gede Sony, melarang seluruh stafnya untuk makan di restoran mewah.
Hal itu dilakukannya guna mengantisipasi adanya praktik suap menyuap. Pasalnya, belakangan ini tiga pegawai ULP dimutasi lantaran melakukan pratik curang soal anggaran pengadaan barang.
"Setelah makan siang, biasanya mereka (pegawai) selalu saya tanya makan dimana, sama siapa? Disarankan jangan makan di restoran mewah," kata Sony, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/10/2014).
Saat seorang staf melakukan makan siang di restoran mewah, kata Sony, kemungkinan besar akan bertemu dengan peserta lelang. Jika makan di tempat biasa maka hal tersebut bisa diminimalisir, karena sangat jarang peserta lelang makan di pedagang kaki lima (PKL).