nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gundukan Tanah Panas di Sleman Lukai Dua Orang

Prabowo, Jurnalis · Senin 03 November 2014 16:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 11 03 340 1060472 gundukan-tanah-panas-di-sleman-lukai-dua-orang-sOQYZVf3CW.jpg Gundukan Tanah Panas di Sleman Lukai Dua Orang (Foto: Prabowo/ Okezone)

SLEMAN - Dua orang mengalami luka bakar saat menginjak gundukan tanah panas yang mengeluarkan asap di Kampung Kranggan, Desa Jokotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman.

"Anggota saya tadi ada terluka bakar ringan pada kaki saat menginjak gundukan tanah," kata Kepala BPBD Sleman, Yuli Setiono, di lokasi kejadian, Senin (3/11/2014).

Gundukan tanah tersebut, kata dia, jika ditancapkan bambu kering bisa terbakar. Karena itulah, pihaknya menyemprotkan air dengan dua unit mobil pemadam kebakaran.

"Tadi saat belum disemprot air cukup bahaya. Bambu jika ditancapkan bisa terbakar," katanya.

Dikarenakan cukup berbahaya, pihak kepolisian setempat membentangkan garis polisi agar warga tidak mendekati lokasi gundukan tanah tersebut.

"Ini masih berbahaya, ada juga warga yang terluka bakar ringan karena menginjak gundukan tanah ini," imbuhnya.

Yuli menyampaikan, keluarnya asap pada tanah bukanlah fenomena alam. Sebab, di dalam gundukan tanah itu terdapat sisa-sisa sampah pembakaran (batu bara) dari Pabrik Gula Madukismo, Bantul, DIY.

Gundukan tanah tersebut milik Jafar Sodik. Dia sengaja menumpuk sisa-sisa sampah pembakaran untuk bahan membuat batako. Dengan campuran sisa-sisa sampah pembakaraan itu, batako yang dihasilkan cukup kuat dan padat.

"Ini bahan campuran untuk membuat batako. Biasanya kan hanya pasir sama semen, tapi dengan tambahan ini jadi lebih kokoh," ujarnya.

(crl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini