Tiga Universitas Bantu Sukseskan Program Transmigrasi

ant, · Jum'at 12 Desember 2014 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 12 65 1078450 tiga-universitas-bantu-sukseskan-program-transmigrasi-ShZM73kNvT.jpg Menteri DPDTT Marwan Jafar (Foto: Antara)

JAKARTA - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPTT) menggandeng tiga universitas dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk menyukseskan transmigrasi.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman bersama di Jakarta. "Kemampuan lembaga penelitian dan perguruan tinggi seyogianya mampu memberikan sumbangsih nyata dalam pembangunan nasional melalui transmigrasi," ujar Menteri DPDTT, Marwan Jafar, di Jakarta, Jumat (12/12/2014).

Tiga universitas yakni Universitas Trisakti, UPN Veteran Jakarta, UPN Veteran Jawa Timur, dan Universitas Lancang Kuning, Riau. Marwan menjelaskan dengan peran serta kampus dan LIPI, diharapkan penyelenggaraan transmigrasi lebih baik lagi.

"Sinergi seluruh potensi dan kemampuan mereka akan memberikan dampak dan manfaat yang luar biasa bagi pembangunan nasional jika dilakukan bersama-sama".

Penandatanganan naskah kesepahaman tersebut bertepatan dengan Hari Bakti Transmigrasi ke-64. "Penyelengaraan transmigrasi telah terbukti mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bangsa Indonesia, terutama sebagai alat pemersatu bangsa," terang dia.

Penyelenggaraan transmigrasi selama ini juga terbukti mampu mendorong terbentuknya pusat-pusat produksi baru, yang kemudian menjadi pertumbuhan baru serta mendukung pembentukan pusat pemerintahan baru.

"Fakta tersebut dibuktikan dengan terbentuknya 1.168 desa, 385 kecamatan serta 104 kabupaten-kota baru dan bahkan dua ibu kota provinsi yakni Mamuju dan Tanjung Salor merupakan pusat pemukiman transmigrasi," papar dia.

Pemerintah, lanjut dia, sedang merancang kebijakan dan strategi pembangunan transmigrasi berbasis kawasan sebagai salah satu skema pembangunan pusat pertumbuhan baru. "Pembangunan wilayah transmigrasi nantinya tidak hanya semata berbasis spesial dan komunitas tertentu, tapi juga pemberdayaan masyarakat di kawasan itu," tukas dia.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini