nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Evan Dimas

Fetra Hariandja, Jurnalis · Sabtu 13 Desember 2014 13:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 12 13 17 1078768 evan-dimas-M18DvHjT8M.jpg Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas/Foto: Dokumen Okezone.com

SEPAKBOLA menjadi cabang olahraga terpopuler di Indonesia. Tidak heran bila jutaan anak bangsa gemar menendang si kulit bundar. Kelompok anak bermain sepakbola bisa dilihat di perdesaan maupun sudut kota besar.

Kecintaan terhadap sepakbola juga ditunjukkan gelandang Timnas U-19 Indonesia, Evan Dimnas Darmono. Pria kelahiran 13 Maret 1995 itu sudah jatuh cinta dengan sepakbola sejak masih kanak-kanak. Sebagian besar masa kecilnya dihabiskan untuk bermain sepakbola.

Tidak perlu lapangan besar dan bagus bagi Evan untuk mengasah kemampuan. Dia bahkan memanfaatkan halaman rumah untuk bermain sepakbola bersama rekan seusianya. Evan juga hampir tidak pernah melewatkan bermain sepakbila ketika hujan turun.

Evan berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Ayahnya, Condro Darmono, bekerja sebagai petugas keamanan. Sang ibu, Ana, pernah bekerja serabutan untuk urusan rumah tangga. Namun, keduanya tidak pernah menghalangi keinginan Evan menjadi pemain hebat.

Memang tidak serta-merta keahliannya mengolah bola seraih secara autodidak. Evan sempat menimba ilmu di SSB Sasana Bhakti (Sakti) bersama sepupunya, Feri Ariawan. Kualitasnya semakin terasah ketika bergabung dengan SSB Mitra Surabaya pada 2007. Evan masih berusia 12 tahun kala mengali ilmu di sana.

Keseriusan Evan menekuni sepakbola membuahkan hasil. Anak pertama dari empat bersaudara itu akhirnya dipanggil untuk memperkuat Tim Provinsi Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Pekanbaru.

Pada level timnas, buah hati pasangan Condro Darmono dan Ana ini memulai karier di tingkat usia 17 tahun. Bukan sekadar bergabung, Evan juga dipercaya menjadi kapten. Berbuah manis, dia berhasi memimpin rekan satu timnya tampil sebagai jawara pada turnamen HKFA International Youth Invitation 2012 di Hongkong.

Dia juga menjadi wakil Indonesia dalam ajang pencarian bakat bertajuk ‘The Chance’. Kemudian menjadi satu dari 100 anak yang beruntung bisa dilatih oleh mantan pelatih Barcelona Joseph 'Pep' Guardiola.

Talenta emasnya membuat Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, kepincut. Tajinya sangat dibutuhkan Garuda Jaya menghadapi Kejuaraan U-19 AFF 2013. Selain kapten, Evan juga menjadi pencetak gol terbanyak untuk Indonesia dengan lima gol dan sekaligus memberi gelar juara Piala AFF untuk pertama kalinya.

Dua pekan kemudian, Indonesia bertarung pada Kualifikasi Kejuaraan U-19 AFC 2014. Di fase penentuan grup melawan Korea Selatan, Evan membukukan hattrick yang membuat Indonesia melaju untuk ke-16 kalinya. Sayang, Indonesia tidak bisa lolos dari babak grup sehingga gagal melaju ke Piala Dunia U-20 FIFA 2015.

Penampilan impresif membuat Pelatih Timnas Senior Indonesia, Alfred Riedl, menyertakannya di daftar skuad Piala Suzuki AFF 2014.

Profil

Nama lengkap: Evan Dimas Darmono

TTL: Surabaya, 13 Maret 1995

Tinggi: 1,67 meter

Nama Ayah: Condro Permono

Nama Ibu: Ana

Posisi bermain: Gelandang

Karier Junior

SSB Sasana Bhakti (2005-2007)

SSB Mitra Surabaya (2007-2011)

Karier Senior

Klub:

Persebaya Surabaya (2013-sekarang)

Tim Nasional

Indonesia U-17 (2012)

Indonesia U-19 (2013-2014)

Indonesia Senior (2014-sekarang)

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini