Anggaran Pendidikan Indonesia Kalah dari Malaysia

Danang Sugianto, Jurnalis · Kamis 18 Desember 2014 16:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 12 18 65 1081071 anggaran-pendidikan-indonesia-kalah-dari-malaysia-zGlbyKtrPe.jpg Anggaran pendidikan Indonesia kalah dari Malaysia. (Foto: dok. Okezone)

JAKARTA - Alokasi anggaran pendidikan di Indonesia masih kalah dari negara tetangga seperti Malaysia. Persentasenya tidak mencapai satu persen Produk Domestik Bruto (PDB) Tanah Air.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir pun menyayangkan minimnya alokasi dana pendidikan Indonesia ini. Pasalnya, negara tetangga sudah menetapkan alokasi dana pendidikan yang lebih tinggi.

"Indonesia baru 0,09 persen dari PDB. Sayang sekali. Padahal Malaysia sudah satu persen, Thailand sudah 0,25 persen, Singapura 2,14 sampai 2,16 persen, kita makin jauh," kata Nasir pada acara Kongres XII Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Nasir mengimbuhkan, sumber pendanaan pendidikan di negara-negara tetangga tersebut sebagian besar ditanggung dunia usaha. Bahkan, porsinya mencapai 80 persen.

"Tapi di Indonesia, 74 persen didanai Pemerintah," imbuhnya.

Menurut Nasir, saat ini pemerintah mendorong otonomi perguruan tinggi untuk dalam hal keuangan. Pasalnya, ini adalah masalah utama bagi kebanyakan pengelola kampus. Nantinya, pemerintah akan melakukan otonomi penuh kepada perguruan tinggi demi meningkatkan kinerja mereka di mata dunia.

"Kami sudah memetakan masalah ini dan mencoba mengotonomikan perguruan tinggi agar perkembangannya cepat. Alhamdulillah difasilitasi oleh Menteri Keuangan," ujar Nasir.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini