Kenang Tsunami, Ribuan Warga Aceh Zikir di Masjid Baiturrahman

Salman Mardira, Okezone · Jum'at 26 Desember 2014 01:03 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 26 340 1083962 kenang-tsunami-ribuan-warga-aceh-zikir-di-masjid-baiturrahman-3kOwWngdVy.jpg ribuan warga Aceh gelar zikir bersama peringati 10 tahun bencana tsunami (Foto: Salman Mardira/Okezone)

BANDA ACEH - Ribuan warga malam ini larut dalam zikir dan doa bersama mengenang 10 tahun tsunami di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (25/12/2014).

Mereka mendoakan keluarganya dan saudaranya yang menjadi korban, sekaligus bangsa Indonesia agar dijauhkan dari segala bencana.

Jamaah mayoritas berasal dari korban selamat dari tsunami 26 Desember 2004 baik dari Banda Aceh, Aceh Besar dan daerah lain. Selain orang dewasa, di antaranya juga terlihat anak-anak. Beberapa jamaah terlihat terisak ketika berzikir, bersalawat dan bermunajat dalam doa dipimpin Syeikh Ali Jabeer.

Doa digelar usai salat Isya berjamaah. Selain warga lokal, sejumlah tamu dari negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam, India, Pakistan juga ikut serta. Gubernur Aceh dan sejumlah pejabat juga terlihat di sana.

Dalam tausyiahnya, Syeikh Ali Jabeer mengatakan, tsunami yang telah meluluh lantakkan Aceh 10 tahun silam, bukanlah hukuman dari Allah SWT seperti bencana-bencana terjadi pada umat-umat Nabi terdahulu.

"Kalau (tsunami) hukuman maka tidak akan mungkin masih ada yang bisa hidup," katanya.

Menurutnya tsunami adalah salah satu bentuk ujian sekaligus kasih sayang Allah kepada hambanya, agar terus mendekatkan diri kepada-Nya. Namun, kata dia, nyatanya sekarang masih banyak manusia yang ingkar.

"Masih saja kita mengabaikan salat lima waktu," ujar ulama asal Madinah, Arab Saudi tersebut.

Ali menyebutkan, Allah SWT akan terus mengingatkan hambanya lewat berbagai cara, termasuk bencana. Tujuannya, agar manusia sadar akan kebesaran-Nya sehingga mau terus mengingat dan mendekat kepada-Nya.

Syeikh Ali pun mengajak masyarakat Aceh yang sudah ditimpa tsunami untuk bangkit. "Kita berharap bangkitnya Indonesia dimulai dari Aceh, sebagaimana bangkitnya Islam di Indonesia dimulai dari Aceh," tukasnya.

Zikir dan tausyiah bersama ini merupakan rangkaian kegiatan refleksi 10 tahun tsunami Aceh. Hari ini, puncak peringatan tsunami akan digelar di Lapangan Blang Padang, dipimpin Wakil Presiden HM Jusuf Kalla.

5.000 tamu undangan diperkirakan hadir, di antaranya para pejabat senior negara, perwakilan 35 negara sahabat serta puluhan lembaga donor nonpemerintah yang sudah membantu Aceh pascatsunami.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini