Dua Skenario JK yang Diprotes Korban Tsunami Aceh

Salman Mardira, Okezone · Jum'at 26 Desember 2014 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 26 340 1084257 dua-skenario-jk-yang-diprotes-korban-tsunami-aceh-a34GtRT7Ht.jpg Dua skenario JK yang diprotes korban tsunami Aceh

BANDA ACEH - Wakil Presiden Jusuf Kalla berperan besar dalam menangani Aceh setelah bencana tsunami. Namun, ada dua pekerjaan yang gagal diselesaikannya hingga masa rehabilitasi dan rekonstruksi berakhir.

"Satu perencanaan yang memberikan keamanan agar pembangunan rumah tidak boleh dekat dari laut," katanya dalam refleksi 10 tahun tsunami di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Jumat (26/12/2014).

Saat itu ia merencanakan rumah untuk korban tsunami harus dibangun 300 meter dari bibir pantai. Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias sendiri dalam cetak birunya menyebutkan lebih jauh lagi yakni 2 kilometer dari pantai, sebagai upaya pengurangan risiko bencana jika tsunami datang lagi.

Pada kenyataannya rencana ini ditentang para warga pesisir yang mayoritas nelayan. Mereka mengeluh tak tahu harus mancari nafkah di mana kalau dijauhkan dari pantai.

"Nelayan mengatakan saya hidup dari mana kalau tidak tinggal di pantai," tutur JK.

Selain itu, rencana besar lain waktu itu yang tak terwujud adalah menjadikan Masjid Raya Baiturrahman sebagai sentral Banda Aceh.

"Semua harus mengaju ke masjid dengan sistem jari-jari, seperti Paris dengan Champs-Elysees," katanya.

Kala itu semua menyetujui wacana JK untuk antisipasi bencana. Masalahnya, adalah sulitnya membebaskan lahan, sehingga rencana ini tak berjalan hingga sekarang.

(hol)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini