Dosen Universitas Malaysia Sabah Ngajar di Unsoed

Rachmad Faisal Harahap, Okezone · Sabtu 03 Januari 2015 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 03 65 1087361 dosen-universitas-malaysia-sabah-ngajar-di-unsoed-vf0DpSxUF7.jpg Dosen Universitas Malaysia Sabah {Ngajar} di Unsoed (Foto: dok. Unsoed)

JAKARTA - Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menghadirkan pakar di bidang pangan dan nutrisi dari Universitas Malaysia Sabah, Dr Joko Sulistyo.

Acara dengan topik Pengolahan Bahan Pangan Secara Bioproses Enzimatik dihadiri oleh pimpinan, dosen dan seluruh mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Bakteriologi, Mikrobiologi dan Mikologi. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Unsoed untuk meng-update perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menjadi tempat berbagi ilmu dan pengalaman sehingga mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kompetensinya.

Alumnus Fakultas Biologi angkatan 1977 itu mengatakan, bioproses merupakan cabang ilmu dari bioteknologi yang menerapkan pemanfaatan sel hidup, khususnya mikroorganisme untuk menghasilkan suatu produk.

”Jadi, mikroorganisme yang digunakan dalam bioproses ini memiliki peranan yang sangat penting sebagai jasad pengubah substrat atau bahan baku menjadi suatu produk melalui reaksi enzimatik," ujar Joko, seperti dilansir dari laman Unsoed, Sabtu (3/1/2015).

Doktor asli Bogor itu menjelaskan, beberapa keunggulan penggunaan mikroba ini antara lain karena ukuran kecil, materi genetik sederhana, perkembangbiakan cepat dan relatif tidak menghasilkan limbah yang berbahaya.

“Dan jangan lupa konsep lock-key enzyme, sehingga penggunaan mikroba dan enzim dalam aplikasi bioproses harus sesuai dengan substrat serta produk target," ucapnya.

Selain itu, produk beragam dapat dihasilkan oleh mikroorganisme melalui aplikasi bioproses, seperti vitamin, asam amino, antibiotik, alkohol, MSG atau penguat cita rasa dan penguat cita rasa daging.

Dia berbagi cerita bahwa dirinya saat ini sedang menekuni pembuatan tepung dari singkong, yang diharapkan akan menghasilkan tepung berkadar gluten rendah melalui teknologi bioproses enzimatik.

Jumlah penduduk yang semakin meningkat, berbanding lurus dengan kebutuhan pangan. Pengolahan bahan pangan dilakukan dengan berbagai cara agar menghasilkan produk makanan yang aman dan menyehatkan.

Selain itu, pengolahan makanan yang baik dituntut untuk dapat menjaga kualitas dan meningkatkan atau menjaga kandungan nutrisi di makanan tersebut. Salah satu cara pengolahan bahan pangan dengan pemanfaatan bioproses enzimatik. (fsl)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini