Image

Pemerintah Jangan Bikin Kebijakan dari Belakang Meja

Senin 19 Januari 2015 17:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 01 19 337 1094312 pemerintah-jangan-bikin-kebijakan-dari-belakang-meja-f33fPRLIHp.jpg Pemerintah Jangan Bikin Kebijakan dari Belakang Meja
 

JAKARTA - Pemerintah disarankan tidak membuat kebijakan di belakang meja tanpa mempertimbangkan keadaan riil rakyat dan geografis Indonesia.

"Pemerintah banyak membuat kebijakan dari balik meja dan tidak bisa mengerti betul kondisi di daerah-daerah," jelas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Aceh, Hamdani Hamid, Senin (19/1/2015).

Menurutnya, Jakarta hanya percaya para aparatur pemerintah yang tidak obyektif menilai kondisi masyarakat. Harusnya pemerintah paham betul kondisi lapangan dan tidak serta merta percaya pada laporan semata.

Seperti diketahui, pemerintah menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan menurunkannya selang dua bulan kemudian dengan alasan mengikuti harga minyak dunia. Akibatnya, sektor transportasi naik dan harga-harga barang kebutuhan pokok ikut naik.

Menurut Hamid, penurunan BBM tidak serta merta membuat harga barang juga turun. "Kini beban masyarakat sangat berat," katanya.

Apalagi kata dia, wilayah Indonesia sangat luas, sehingga kenaikan BBM sebesar Rp2.000 tetap berdampak besar bagi rakyat.

"Pemerintah harusnya menjadi stabilisator dan menanggung resiko supaya rakyat bisa hidup dengan baik," kata Hamid.

Dia juga mengingatkan agar pemerintah tidak menguntungkan asing.

(hol)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini