Segera setelah resmi dilantik menjadi raja, Abdullah langsung melancarkan agenda reformasi yang meliputi liberalisasi sosial dan ekonomi. Salah satu warisannya adalah penunjukan 30 wanita menjadi bagian dari Majlis al-Shura pada 2011.
Abdullah juga menjadi raja pertama yang mau mengunjungi perumahan kumuh di Riyadh pada tahun 2005. Dia pun menyaksikan kehidupan warga miskin di sana. Dia lantas bersumpah akan mengentaskan kemiskinan yang masih melanda sebagian warganya.
Yang mengejutkan lagi, medio tahun 2010, Abdullah dan pangeran penerusnya, Sultan berfoto bersama di sebuah ruangan bersama para perempuan yang tidak mengenakan hijab. Foto tersebut bahkan menjadi halaman muka semua media massa di Saudi.
Meski di foto tersebut para perempuan mengenakan pakaian abaya, namun disana amatlah tabu ada pose lelaki dan perempuan yang bukan muhrim berfoto bersama dalam satu ruangan. Apalagi para perempuan yang diketahui sebagai peserta konferensi kesehatan di Najran itu tak berhijab.
“Foto tersebut menggambarkan sebuah ide reformasi aturan negara yang kemudian bisa ditiru oleh semua kalangan di Saudi,” tutur Kechichian.