nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prioritas Kemendikbud Tekan Jumlah Anak Putus Sekolah

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Selasa 27 Januari 2015 23:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 01 27 65 1098074 prioritas-kemendikbud-tekan-jumlah-anak-putus-sekolah-GoZZKynEo8.jpg

JAKARTA - Salah satu sasaran dalam rancangan awal Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) 2015-2019 adalah meningkatkan kualitas hidup manusia. Dalam konteks ini, pemerintah berupaya meningkatkan angka partisipasi pendidikan dasar dan menengah sekaligus menekan angka putus sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan pihaknya menginginkan dukungan pada pelajar yang punya potensi putus sekolah bisa lebih diintensifkan. “Kita ingin sekali secara serius bisa menekan angka putus sekolah dalam konteks ini," ujar Anies, di Ruang Komisi X, Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Dia melanjutkan, konsekuensi dari putus sekolah ini implikasinya sangat banyak. Kata Anies, implikasinya bukan saja dalam aspek kesejahteraan, tetapi juga problem sosial lain yang muncul akibat putus sekolah. “Kita ingin di tahun-tahun mendatang angka partisipasi kasar (APK) bisa meningkat lebih baik. Di periode 2018-2019, kita bisa memiliki capaian lebih jauh,” ucapnya.

Upaya meningkatkan kualitas hidup manusia, lanjutnya, merupakan salah satu dari sembilan agenda prioritas pembangunan nasional yang disebut Nawacita. Ia menyampaikan, pada pemerintahan Presiden Joko Widodo akan dijalankan program Indonesia Pintar melalui Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun. "Adapun sasaran Wajar 12 Tahun adalah pada 2020 APK pendidikan menengah sekurang-kurangnya mencapai 97 persen," ungkapnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini