nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebastian Vettel

Fajar Anugrah Putra, Jurnalis · Selasa 17 Februari 2015 16:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 02 17 17 1107064 sebastian-vettel-ax2shN8Vdx.jpg Pembalap Ferrari Sebastian Vettel/Foto: Reuters

NAMA Sebastian Vettel telah melegenda di usianya yang masih muda. Pembalap kelahiran Heppenheim, Jerman pada 3 Juli 1987 itu sudah empat kali juara dunia balap Formula One (F1) di usia 26 tahun. Pembalap yang kini berumur 27 tahun itu sukses merajai balap F1 di musim 2010, 2011, 2012 dan 2013 bersama tim Red Bull. Bahkan di musim pertamanya membela tim dengan lambang dua banteng kekar itu, Vettel sukses menduduki posisi kedua klasemen akhir musim 2009 ketika baru berusia 22 tahun.

Sayangnya, kehebatan Vettel yang sudah 66 kali naik podium tak berbekas sama sekali di musim lalu. Ia tak pernah naik podium dari 19 balapan yang ada dan hanya menempati peringkat lima klasemen akhir musim 2014. Vettel bahkan kalah dari rekan satu timnya di Red Bull, Daniel Ricciardo. Pembalap Australia itu bisa merusak dominasi duo pembalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, dengan tiga kali naik podium dan meraih posisi tiga di klasemen akhir pembalap.

Jelang pergantian musim, dunia balap F1 dibuat heboh dengan gosip kesepakatan Vettel bersama Scuderia Ferrari. Bukan hanya gosip, tapi menjadi kenyataan. Vettel, yang sudah mengumpulkan poin total sebanyak 1618 selama membalap F1, resmi pindah ke Ferrari saat musim 2014 belum berakhir.

Pindahnya Vettel ke Ferrari lalu memunculkan gairah di kalangan pabrik dan fans tim yang terkenal dengan warna merah menyala dan lambang kuda hitam. Ferrari memang sudah lama tidak merasakan gelar juara pembalap dan konstruktor. Tim yang bermarkas di Maranello, Italia itu terakhir meraih gelar juara di sektor pembalap pada 2007 saat Kimi Raikkonen menjadi salah satu pilot Ferrari. Sedangkan gelar juara konstruktor diraih pada musim 2008 sekaligus menjadi yang ke-16 kalinya dan menjadi yang terbanyak di antara tim balap F1 lainnya.

Memasuki musim 2015, Ferrari pun terlihat yang paling agresif melakukan perubahan. Bukan hanya mendepak “Singa Tua” Fernando Alonso dan sederet eksekutif Ferrari, mereka merevolusi mesin dan desain mobilnya. Mobil SF 15-T yang akan dikemudikan Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen disebut-sebut memiliki stabilitas dan kecepatan yang lebih baik dari musim lalu, bahkan dari para pesaing terkuat mereka, seperti Mercedes, Red Bull, Williams dan McLaren-Honda. Hasil uji coba resmi di sirkuit Jerez pada Februari 2015 menjadi salah satu buktinya.

Tapi kekuatan mobil dan kekompakkan tim bukan satu-satunya faktor untuk bisa mendominasi balap F1. Mental dan konsistensi pembalap juga akan menentukan arah balapan sepanjang musim. Inilah yang dikhawatirkan beberapa pengamat yang menilai kalau Vettel sebenarnya akan tertekan ketika menjadi pembalap Ferrari. Sejarah empat kali juara dunia tidak menjamin Vettel bisa melepaskan diri dari tekanan. Apalagi tekanan pembalap Ferrari bukan cuma datang dari para bos tim, tapi juga dari fans dan media. Maklum, Ferrari masih menjadi tim balap F1 paling populer di muka bumi, seperti Real Madrid atau Manchester United di sepakbola.

Menarik melihat bagaimana Vettel keluar dari tekanan selama di Ferrari, bukan seperti apa caranya dia mengemudikan jet darat berwarna merah itu. Banyak yang mengetahui, Vettel masih salah satu pembalap terbaik di dunia.

Profil:

Nama: Sebastian Vettel

Lahir: 3 Juli 1987

Tempat lahir: Heppenheim, Jerman

Berat: 1,76 m

Berat: 58 kg

Warga negara: Jerman

Prestasi:

2007: BMW Sauber, Toro Rosso – peringkat 14 klasemen akhir

2008: Toro Rosso – peringkat delapan

2009: Red Bull – peringkat dua

2010: Red Bull – juara

2011: Red Bull – juara

2012: Red Bull – juara

2013: Red Bull – juara

2014: Red Bull – peringkat lima

Trivia: Vettel selalu menamai mobil balapnya dengan nama pacar-pacarnya, seperti Kate, Kate's Dirty Little Sister, Luscious Liz, Hungry Heidi dan Suzie.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini