Unsoed Dongkrak Pede Masyarakat Desa dalam Bisnis

Senin 23 Februari 2015 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2015 02 23 65 1109289 unsoed-dongkrak-pede-masyarakat-desa-dalam-bisnis-YxWVcdDZqN.jpg Melalui pameran UMKM, mahasiswa Unsoed berupaya meningkatkan rasa percaya diri masyarakat desa dalam berwirausaha. (Foto: dok. KKN Unsoed)

BANYUMAS - Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) punya cara tersendiri dalam mendongkrak rasa percaya diri masyarakat desa dalam berwirausaha. Mereka menggelar pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Mandirancan, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.

Pameran ini dihelat Minggu, 22 Fabruari, oleh 18 mahasiswa Unsoed yang sedang melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Mandirancan. Menurut koordinator mahasiswa KKN di Desa Madirancan, Sambodo, UMKM adalah tombak kemandirian ekonomi. Maka kemandirian ekonomi di desa pun harus sudah mulai diberdayakan.

"Kemandirian ekonomi desa menunjukkan sebuah kemandirian bangsa, maka mendorong UMKM harus dimulai dari masyarakat desa," tutur Sambodo.

Dia mengimbuhkan, selain mengangkat rasa percaya diri masyarakat untuk berwirausaha, kegiatan ini juga dimaksudkan memberi motovasi agar masyarakat mengembangkan UMKM yang sudah dirintis.

Pameran UMKM yang dilaksanakan di Balai Desa Mandirancan, Kecamatan Banyumas ini juga dimeriahkan dengan serangkaian acara lain. Warga juga bisa mengikuti jalan sehat, hiburan calung, penampilan akustik, penampilan tari-tarian daerah hingga pengumuman lomba-lomba rakyat seperti lomba voli dan desain.

Mewakili warganya, Kepala Desa Mandirancan, Kecamatan Kebasen, Amin, pun menyambut baik kegiatan pameran UMKM tersebut. "Kegiatan ini tentu bermanfaat untuk masyarakat Desa Mandirancan, sekaligus mahasiswa membantu tugas pemerintah desa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutur Amin.

Kegiatan pameran UMKM tersebut menjadi penutup kegiatan KKN mahasiswa Unsoed. Selama 35 hari, mereka telah menggelar berbagai program seperti pelatihan desain dan blog bagi pemuda, pengajian, lomba voli, pembuatan masterplan desa, pemetaan desa, serta kegiatan rutin yang dapat mengembangkan soft skill masyarakat desa.

Mahasiswa dapat belajar mengaplikasikan secara langsung ilmu pengetahuan yang telah didapat di kampus dengan mengikuti KKN. Program KKN sendiri menjadi ajang transfer pengetahuan agar perguruan tinggi tidak menjadi menara gading.

Berita kiriman:

Harry Hardiyana

Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)

Kampus Okezone menerima kiriman berita seputar kegiatan kampus, artikel opini, foto dan karya lainnya dari civitas akademika. Karya haruslah asli, bukan jiplakan dan belum pernah dipublikasikan di media lain. Kirimkan karya beserta identitas dan foto pendukung ke alamat [email protected]

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini