nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Universitas Bakrie Buka Kelas Karyawan & S-2 Manajemen

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Kamis 26 Februari 2015 21:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 02 26 65 1111221 universitas-bakrie-buka-kelas-karyawan-s-2-manajemen-4io4fQbi3J.jpg Universitas Bakrie Buka Kelas Karyawan & S-2 Manajemen (Foto: dok. Bakrie)

JAKARTA – Universitas Bakrie patut bersyukur, sebab perguruan tinggi yang pada 2006 menyandang nama STIE Bakrie School of Management (BSM) dan sejak ditetapkan sebagai universitas pada 2009 itu saat ini di semester genap tahun akademis 2014/2015 telah dibuka kelas karyawan (extention) S-1 dan program S-2 magister manajemen (MM) untuk angkatan ketiga.

Angkatan ketiga kelas karyawan dimulai dengan diselenggarakannya kegiatan matrikulasi pada 25 Februari. Program studi (prodi) S-1 yang dibuka untuk kelas karyawan ini adalah prodi manajemen, akuntansi, ilmu komunikasi, dan teknik industri.

Pertimbangan dibukanya kelas karyawan dan program MM karena tingginya minat dan permintaan dari masyarakat.

"Jadi, memang latar belakang dibukanya kelas karyawan S-1 dan MM karena tingginya animo serta permintaan dari berbagai pihak. Khususnya para pegawai dan profesional di seputaran kawasan Kuningan sebagai kawasan perkantoran yang memiliki lokasi yang dekat dengan lokasi kampus," ujar Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, Dr Dudi Rudianto, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Kamis (26/2/2015).

Sehingga, lanjut Dudi, pihaknya berpikir kenapa tidak segera dibuka kelas karyawan dan program MM tersebut, ditambah Universitas Bakrie memiliki ruangan kampus yang sangat memadai.

"Dan, ketersediaan tenaga pengajar serta praktisi di dalam kampus sendiri telah mumpuni, baik segi ilmu maupun pengalaman di dunia kerja," ucapnya.

Sekadar diketahui, pada 9 Agustus 2010, Universitas Bakrie diresmikan oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, dan sejak saat itu Universitas Bakrie mengemban tugas serta tanggung jawab untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggulan, serta memosisikan diri sebagai kampus yang menerapkan metode “Experiential Learning”, yaitu mendekatkan dunia industri dan akademisi, sehingga mahasiswa memiliki semangat kemandirian yang inovatif dan kreatif. (fsl)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini