Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keluarga Mahasiswa Terseret Mobil Minta Pelaku Dihukum Mati

Antara , Jurnalis-Sabtu, 28 Februari 2015 |21:52 WIB
Keluarga Mahasiswa Terseret Mobil Minta Pelaku Dihukum Mati
Ilustrasi (Dok Okezone)
A
A
A

CIMAHI - Supardi, ayah mahasiswa UPI Bandung yang tewas terseret mobil sejauh 30 kilometer, Firman Nurhidayat (21), di Jalan Raya Kebon Kopi, Kota Cimahi, Jumat 27 Januari malam, berharap pelaku mendapat ganjaran setimpal.

"Hukum mati karena sudah tidak punya kemanusiaan lagi," ujar ayah korban, Supardi, di rumahnya Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Sabtu (28/2/2015).

Supardi menuturkan, korban merupakan anak yang diharapkan dapat memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga. "Sangat kehilangan. Saya kuliahkan anak saya agar kedepan jadi tulang punggung bagi keluarga," katanya.

Korban yang berstatus mahasiswa Jurusan Teknik Mesin semester IV UPI Bandung itu merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan suami istri Supardi dan Ny. Sudirahayu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement