Kasus Seksual Libatkan Pelajar di Bali Meningkat

Rohmat, Okezone · Senin 23 Maret 2015 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2015 03 23 340 1122857 kasus-seksual-libatkan-pelajar-di-bali-meningkat-7K0mYDV7xy.jpg Kasus seksual pelajar di Bali meningkat (Foto: Okezone)

DENPASAR - Semua orangtua di Denpasar, Bali, diminta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap putra-putrinya menyusul meningkatnya kasus seks bebas yang melibatkan pelajar.

Ketua Pelaksana Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Luh Putu Angreni, mengaku prihatin dengan meningkatnya kasus seksual yang terjadi pada anak-anak.

"Kasus seksual ini khususnya terjadi pada anak-anak SMP," terangnya di Denpasar, Senin (23/3/2015).

Menurut Luh Putu, akar permasalahan timbulnya seks bebas adalah saat anak dengan leluasa menggunakan teknologi yang bertujuan negatif tanpa ada pengawasan dari keluarga. Untuk itu, pihaknya akan gencar menyasar sekolah guna mencegah terjadinya kasus seksual kepada anak.

Selain itu, lanjut Luh Putu, dirinya juga mensosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban kekerasan.

Sebab sejak 2013, melalui akses informasi yang begitu terbuka, anak-anak belum bisa memilah secara positif dampak teknologi sehingga menimbulkan kasus-kasus seks bebas dan kasus kekerasan seksual.

“Bila kasus ini terjadi, sangat sulit untuk mengatasinya mengingat mereka masih usai anak-anak,” paparnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga mencatat pada akhir 2014 jumlah kasus seksual pada anak mencapai 18 kasus. Di tahun sebelumnya masih berjumlah belasan kasus.

Sementara untuk kasus kekerasan seksual yang dialami anak-anak pada 2013 sampai 2014 mengalami penurunan. Namun, kasus kekerasan lebih banyak terjadi di dalam rumah tangga (KDRT).

Dirinya pun berharap masyarakat dapat mengetahui keberadaan P2TP2A sebagai unit terpadu dalam memberi pelayanan terhadap kasus-kasus kekerasan pada perempuan dan anak.

"Mulai sosialisasi sampai pendampingan pada yang kasus terjadi," imbuhnya.

(crl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini