Penambahan Armada Transjakarta sebagai Respons Kenaikan BBM

Ahmad Zubaidi, Jurnalis · Senin 30 Maret 2015 19:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 03 30 338 1126589 penambahan-armada-transjakarta-sebagai-respons-kenaikan-bbm-GPKL55LFHD.jpg Transjakarta (Foto: Antara)

JAKARTA - Pemerintah DKI Jakarta merespons kenaikan tarif angkutan umum, akibat dari naiknya harga BBM nasional, dengan menambah armada bus Transjakarta.

"Kita sedang koordinasi dengan Mendagri (Menteri Dalam Negeri), kita subsidikan untuk orang yang mau naik angkutan umum saja, bagi saya Rp3.500 enggak ada masalah kita yang subsidi," tutur Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada wartawan, Senin (30/3/2015).

Ahok menambahkan subsidi yang disiapkan oleh Pemprov tersebut lebih baik, dari pada subsidi langsung terhadap bahan bakar. "Dari pada subsidi minyak, 'mending' subsidi angkutan umumnya," lanjutnya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengatakan, bahwa langkah Pemprov ini untuk meminimalisir akibat dari kenaikan BBM tersebut adalah dengan menambah armada bus Transjakarta.

"Transjakarta beli 51 unit, kita tugaskan TP Jakpro untuk siapkan sistemnya. Bank DKI enggak bisa, yang paling siap hanya Jakpro," lanjutnya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Ahok siapkan Rp1,35 triliun untuk PSO (Public Service Obligation/subsidi), dengan tujuan agar tarif Transjakarta tetap terjangkau masyarakat.

Sehingga, apabila rakyat tidak sanggup membeli bensin yang mahal, bisa beralih menggunakan angkutan umum yang tarifnya disubsidi oleh Pemprov DKI.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini