Share

Ramai-Ramai Menolak Pencalonan Hillary Clinton

Hendra Mujiraharja, Okezone · Senin 13 April 2015 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 13 18 1133069 ramai-ramai-menolak-pencalonan-hillary-clinton-GqsTrZf1aR.jpg Calon Presiden AS Hillary Clinton. (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Minggu 12 April 2015, Hillary Clinton secara resmi mencalonkan diri menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Pada malam hari, media sosial (medsos) diramaikan dengan penolakan pencalonan istri dari Bill Clinton tersebut.

"#Why Im not voting for Hillary" dengan cepat menjadi subyek di Twitter di AS dalam waktu beberapa jam, setelah Hillary merilis video meminta dukungan publik untuk pencalonan periode 2016 menjadi perempuan pertama yang menjadi Presiden AS.

Pencalonan Hillary memang menuai kontroversial. Kendati ada yang memberikan, orang-orang yang menolak pencalonannya mulai memberikan alasan kenapa tidak mau memberikan suara untuk kandidat dari Partai Demokrat itu.

Kebanyakan dari para pengguna Twitter menilai, serangan mematikan yang dialami Konsulat AS di Benghazi, Libya, merupakan kesalahannya. Insiden tersebut menewaskan empat orang warga negeri Adidaya tersebut termasuk Duta Besar AS untuk Libya, Christopher Stevens.

“#WhyImNotVotingForHillary #Benghazi membuktikan ketidakmampuannya dan mengabaikan kehidupan warga AS. Skandal email memperlihatkan dia di atas hukum,” demikian tulis salah satu pengguna Twitter, Sara Teague, seperti diberitakan The Independent, Senin (13/4/2015).

Pengguna Twitter lainnya mengkritik perempuan 67 tahun itu karena kurang transparasi, khususnya mengenai skandal penggunaan email pribadinya terkuak. Grafiti Anti-Hillary pun bermunculan di New York, Brooklyn, AS. Itu merupakan markas besar kampanye Hillary nantinya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini