Share

Hadapi NATO, Iran Desak Rusia dan China Bersatu

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 17 April 2015 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 17 18 1135815 hadapi-nato-iran-desak-rusia-dan-china-bersatu-kYDTbH5JiY.jpg Sistem pertahanan misil milik NATO (Foto: Reuters)

MOSKOW - Iran meminta kepada Rusia, China, dan India bersatu. Keempat negara itu membahas isu mengenai sistem pertahanan misil Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan ancaman-ancaman lainnya dari blok militer tersebut.

"Saya mendukung ide untuk mengembangkan sebuah kerjasama pertahanan antara China, Iran, India, dan Rusia untuk menghadapi ekspansi NATO dan pemasangan perisai misil di Eropa," demikian kata Menteri Pertahanan Iran, Hossein Dehghan, seperti dikutip Russia Today, Jumat (17/4/2015).

Pernyataan itu diumumkan beberapa jam sebelum Menhan Dehghan bertemu dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu. Dalam pertemuan itu diajukan rencana untuk melakukan pertemuan trilateral antara Iran, China, dan Rusia.

Sistem pertahanan misil NATO yang dipasang di Eropa menjadi sorotan Rusia dan Iran. Kedua negara itu menganggapnya sebagai upaya untuk melakukan ekspansi pengaruhnya ke wilayah timur.

Sistem misil itu dipasang NATO sebagai respons terhadap ancaman dari program.nuklir Iran. Namun, NATO tetap melanjutkan pemasangan sistem pertahanan misil itu meski Iran telah mencapai kesepakatan dalam pembicaraan nuklirnya dengan negara-negara Barat.

Tindakan ini menimbulkan reaksi dari Rusia yang menganggap bahwa alasan NATO itu hanyalah alasan yang dibuat-buat. Menurut Rusia, sistem pertahanan misil itu tidak dipasang karena ancaman Iran.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini