nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kubu Ical & Agung Takut Tommy Bersinar di Golkar

Arief Setyadi , Jurnalis · Jum'at 08 Mei 2015 07:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 05 07 337 1146324 kubu-ical-agung-takut-tommy-bersinar-di-golkar-TI1egCgWdY.jpg Kubu Ical & Agung Takut Tommy Bersinar di Golkar (Foto: Okezone)

JAKARTA – Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto mengeluh lewat akun Twitter-nya @HutomoMP_9, kalau kubu Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono menolak untuk menggelar Munas Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar guna menuntaskan konflik internal. Menurut Tommy, hal itu terjadi karena kedua kubu tidak ingin Partai Golkar ikut Pilkada dan tak ingin topeng kebohongannya terbongkar.

Direktur Eksekutif PolcoMM Institute, Heri Budianto, justru menilai sikap yang ditunjukkan kedua kubu ini menandakan kalau mereka tak ingin anak Presiden RI kedua Soeharto ini kembali eksis di partai berlambang pohon beringin tersebut.

Mahkamah Partai Golkar Akui Munas Ancol

Nah itu soal administratif. Pertama, ada ketakutan politik. Apabila diikuti kedua pihak yang berseteru nanti mereka menjadi tidak mendapat apa-apa. Jadi itu wacana politik yang dihembuskan untuk meredam kekuatan politik,” ujarnya saat berbincang dengan Okezone, Jumat (8/5/2015).

Heri meyakini kalau kehadiran Tommy di tengah kisruh konflik Partai Golkar berhasil membuat nyali kedua kubu yang berseteru di internal partai tersebut ciut. Apalagi, jika Tommy bisa mengambil alih Partai Golkar, tentu akan berdampak pada tergerusnya sosok-sosok kader muda karena bersinarnya Tommy.

“Munculnya putra Pak Harto itu membuat nyali kedua kubu itu ciut. Apalagi kalau Tommy masuk sebagai generasi muda, bisa jadi Ade Komarudin, Dave Laksono juga kan tamat. Nah itu mereka yang merasa di atas angin (tamat),” pungkasnya.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini