nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sultan HB X: Siswa Jenius Kita Sudah Diintip Asing

Prabowo, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2015 15:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 05 19 65 1151978 sultan-hb-x-siswa-jenius-kita-sudah-diintip-asing-joeArcYWxS.jpg (Foto: Antara)

YOGYAKARTA - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X membuka Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-14 tahun 2015 di Gedung, Jogja Expo Center, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan ajang pencarian peserta didik berprestasi dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Mengambil tema Membangun Manusia Tangguh, Mandiri, dan Berintegritas, gelaran OSN oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini berlangsung mulai hari ini dan akan berakhir pada 24 Mei. Kegiatan tahunan ini juga untuk meningkatkan mutu sumberdaya manusia Indonesia agar mampu bersaing dalam era globalisasi.

"Perlu pemikiran yang baik untuk menyusun pendidikan sains sehingga dapat diterima setiap siswa. Harapannya, supaya setiap siswa yang lemah mengikuti sains dapat mengikuti dan tertarik untuk mempelajarinya," kata Sultan HB X dalam sambutannya, Selasa (19/5/2015).

Dengan pola pendidikan sains yang mudah diikuti, diharapkan mampu memajukan Indonesia di mata dunia. Sebab, sampai hari ini Indonesia terkadang masih dianggap lemah di bidang sains.

"Kalau dulu ada anggapan penguasaan sains siswa kita masih lemah, itu tidak boleh lagi karena prestasi yang diukir siswa kita di tingkat internasional cukup memuaskan. Dengan prestasi itu memperlihatkan Indonesia masih baik," imbuhnya.

Dalam OSN ini Sultan berharap para siswa yang berprestasi dapat dibimbing lagi sehingga dapat meningkatkan kemajuan bangsa. Sultan melihat perlunya perhatian pemerintah kepada para siswa berprestasi, agar tidak diambil bangsa lain dengan pemberian beasiswa untuk belajar ke luar negeri. "Siswa jenius kita sudah diintip oleh universitas asing dengan pemberian beasiswa," centilnya.

Sultan menyebut, siswa berprestasi itu ibarat emas yang tak lekang oleh dinamika kehidupan. Meski demikian, menurutnya masih perlu penguasaan ilmu-ilmu murni sehingga tidak hanya mempelajari ilmu terapan semata.

Sultan juga berharap nantinya ada peserta yang unjuk gigi tingkat Internasional dalam bidang sains usai mengikuti OSN tahun ini. "Harapan saya setidaknya nanti ada 10 siswa peraih prestasi tinggi dapat dididik lebih lanjut agar dapat olimpiade internasional," pungkasnya.

Sementara Ahmad Jazidie, selaku Direktorat Jendrat Pendidikan Menengah Kemendikbud menyebut ada 2.562 peserta dari SLB, SD, dan SMA maupun SMK sederajat yang mengikuti OSN dari seluruh perwakilan daerah se-Indonesia. Dalam OSN ini terdapat beberapa bidang lomba seperi Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Informatika, Astronom, dan Ilmu Geografi. "Tantangan era global terbuka lebar, untuk itu kita perlu memiliki generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berintegritas untuk menghadapi perkembangan jaman," ujarnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini