nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tabrakan Terjadi karena KA Bangunkarta Tergelincir dari Rel

Minggu 24 Mei 2015 00:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 05 24 340 1154262 tabrakan-terjadi-karena-ka-bangunkarta-tergelincir-dari-rel-gcqI3xk7Eh.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

CIREBON - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan insiden tabrakan Kereta Api (KA) Eksekutif Bangunkarta jurusan Jakarta-Surabaya dengan kereta barang di Cirebon bisa terjadi lantaran KA Bangunkarta tergelincir dari relnya.

Manajer Humas PT KAI, Agus Komarudin mengatakan, saat kejadian KA Bangunkarta melaju dari Jakarta menuju Surabaya.

Setelah berhenti sebentar di Stasiun Kejaksan Cirebon, KA melanjutkan perjalanan menuju Surabaya. Tepat 200 meter sebelum Stasiun Waruduwur, KA Bangunkarta pun tergelincir.

Setelah tergelincir, KA Bangunkarta yang mengangkut sekitar 300 penumpang itu menyerempet KA barang jurusan Jakarta-Jawa Tengah yang mengangkut pipa baja.

Setelah tergelincir dan bersenggolan dengan KA barang, lokomotif dan gerbong pembangkit keluar dari lintasan terguling dan dalam posisi terakhir melintang.

“Benturan keras membuat tiga gerbong penumpang KA Bangunkarta dan dua gerbong kereta barang terguling,” kata Agus, Sabtu (23/5/2015).

Menurut Agus, hingga saat ini, PT KAI masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Selain itu, petugas mengutamakan upaya evakuasi terhadap para penumpang.

Proses evakuasi juga melibatkan petugas kepolisian setempat. Setelah seluruh penumpang dievakuasi, petugas kemudian fokus mengevakuasi gerbong yang tergelincir. “Soal penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan,” ujar dia.

Agus, yang saat dihubungi tengah berada di lokasi kejadian, mengemukakan, kecelakaan itu tak menimbulkan korban jiwa.

Kereta Tujuan Surabaya Anjlok

Namun, satu orang dibawa ke RS Ciremai, Kota Cirebon untuk mendapatkan perawatan karena menderita luka-luka.

“Kami belum bisa memastikan apakah yang luka-luka itu penumpang atau petugas KA. Yang pasti, korban luka dibawa ke RS Ciremai. Kami juga belum tahu apakah luka-lukanya berat atau ringan,” sebutnya. (Sindonews)

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini