nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ilmu Pengetahuan tentang Indonesia Belum Dijamah

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis · Senin 25 Mei 2015 14:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 05 25 65 1154809 ilmu-pengetahuan-tentang-indonesia-belum-dijamah-w6UJiPVvxY.jpg foto: Shutterstock

JAKARTA – Ilmu pengetahuan dan ilmu ilmiah di Indonesia perlu sekali untuk ditingkatkan. Mengingat saat ini beberapa penemuan dan isu-isu pengetahuan belum dijamah dengan baik oleh kalangan terpelajar.

Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Profesor Sangkot Marjuki mengatakan, Indonesia saat ini sudah kehilangan sebuah gerakan intelektual untuk mendalami ilmu pengetahuan dan ilmu ilmiah yang terdapat di Indonesia.

Kondisi ini berbeda ketika, di era tahun 1945 di mana banyak tokoh muda bermunculan memproklamirkan kemerdekaan dan meletakan ilmu pengetahuan sebagai dasar ke dalam fondasi mendirikan bangsa.

“Selama ini, kita selalu sibuk dengan isu ekonomi dan politik yang dirasa lebih genting. Namun, ilmu pengetahuan berperan penting dalam kemajuan suatu bangsa,” katanya saat membuka rangkaian acara Silver Jubilee AIPI di Jakarta, Senin (25/5/2015).

Ia berharap, pada kegiatan AIPI Silver Jubilee dengan seminar bertema “Indonesia Sebagai Tapak Ilmiah Dunia”: Mengikuti Jejak Alfred Russel Wallace”. Diharapkan, generasi saat ini tidak harus menunggu lebih lama untuk mengedepankan isu pengetahuan.

“Jika kita ingin menjadi bangsa yang maju, harus dilakukan sejak hari ini,” katanya.

Seminar ini sendiri membahas tentang empat penemuan akbar dunia yang terinspirasi dari bumi Indonesia. Yakni “Asia Tenggara sebagai Stasiun Utama Penyebaran Manusia Modern”, “Manusia Jawa Menggunakan Alat dan Kreativitas 500.000 Tahun Lalu”, “Homo Floresiensis, Species Hominid Baru atau Homo Sapiens Abnormal dan “Lukisan Gua di Sulawesi Selatan, Bukti Kreativitas Homo Sapiens Tertua Dunia”.

Pada peringatan 25 Tahun AIPI, yang diawali dengan sidang Paripurna Anggota AIPI dan pidato kunci dari Profesor BJ Habibie, selaku salah satu pendiri AIPI pada Minggu kemarin.

Habibie optimis bahwa pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia akan semakin baik seiring dengan semakin banyaknya warga Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi.

“Karena itu, AIPI harus fokus membuat konsep untuk masyarakat. Anggota AIPI diharapkan dapat bersinergi dan menghasilkan konsep untuk memajukan negeri,” ujar Habibie.

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini