nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Kurang Perhatikan Dana Riset

Afriani Susanti , Jurnalis · Senin 25 Mei 2015 19:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 05 25 65 1154985 pemerintah-kurang-perhatikan-dana-riset-VHYU3lBxQe.jpg foto: Shutterstock

JAKARTA – Pemerintah Indonesia disebut belum mendukung penuh upaya meningkatkan hasil riset yang ditemukan para ilmuwan. Ini karena, pemerintah kurang mengucurkan dana untuk penelitian yang dihasilkan anak bangsa.

“Indonesia itu makin lama semakin sedikit menaruh dana untuk riset. Hari ini saja, kita (dana) semakin tidak ada, dan ini akan mengancam masa depan bangsa ini,” kata Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Profesor Sangkot Marjuki usai menjadi pembicara di seminar bertema ‘Indonesia Sebagai Tapak Ilmiah Dunia’ di Hotel Aryaduta, Jakarta, siang tadi.

Karena tidak diperhatikan, dia mengatakan, banyak dari periset di Indonesia mencoba meminta bantuan dari asing, misalnya dari Belanda dan Australia. Terkait hal ini, AIPI mengharapkan sekali perhatian pemerintah kepada para peneliti yang mengembangkan riset.

“Bagian dari pekerjaan kita ini sangat besar. Kita harus belajar dan belajar untuk menciptakan sebuah riset dan itu membutuhkan biaya. Apalagi untuk mendidik para periset baru juga diperlukan dana,” katanya.

Karena itu, menurutnya, sebagai rangkaian perayaan 25 tahun AIPI, pada 25-27 Mei 2015, AIPI akan meluncurkan program agenda ilmu pengetahuan-SAINS 2045 dari Akademi Ilmuwan Muda, serta Indonesian Science Fund (dana ilmu pengetahuan Indonesia) pada Rabu 7 Mei 2015.

Rangkaian kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama AIPI dengan Kementerian Sekretariat Negara, USAID, Pemerintah Australia dalam kolaborasi dengan berbagai akademi ilmu pengetahuan seperti National Academy of Sciences dari Amerika Serikat, Australian Academy of Science, dan Akademi Ilmu Pengetahuan Belanda (KNAW); dan lembaga penelitian seperti National Health and Medical Research Council (NHMRC) Australia dan SEAMO-QITEP.

“Dengan kerjasama ini kita akan mendapatkan suport bantuan dana dari luar negeri untuk riset,” katanya.

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini