nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Pejabat Pemakai Ijazah Palsu

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2015 17:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 06 09 65 1162639 kisah-pejabat-pemakai-ijazah-palsu-hjpl2UqbiJ.jpg Makin banyak pejabat menggunakan ijazah palsu. (Foto: dok. Okezone)

DEPOK – Sejak sidak terkait ijazah palsu di beberapa kampus belum lama ini, Menristek Dikti M Nasir menemukan berbagai kasus serupa. Bahkan, makin banyak laporan tentang pejabat pemakai ijazah palsu.

Salah satunya terjadi di Kawasan Indonesia Timur. Nasir bercerita, seorang anggota dewan di sana menyandang gelar S.Sos atau Sarjana Sosial.

"Ditanya media saat itu, 'Lho, Bapak itu S-1 ya?' Pejabat ini menjawab, 'Bukan. Saya bukan S-1. Saya adalah S.Sos.' Dia malah enggak tahu. Lalu ditanya lagi, 'Lho, Bapak itu pakai ijazah palsu ya?' Anggota dewan itu menjawab lagi, 'Saya bukan membeli palsu. Saya belinya yang asli.' Itu kan lucu," ungkap Nasir usai meninjau pelaksanaan SBMPTN 2015 di kampus UI, Selasa (9/6/2015).

Nasir menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap serangkaian modus penggunaan ijazah palsu. Kemenristek Dikti sendiri sudah menerima belasan laporan soal kasus ijazah palsu.

"Laporan itu di luar apa yang saya lakukan. Ternyata ada banyak laporan," tegas mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) itu.

Saat ini sejumlah saksi juga terus dimintai keterangan oleh polisi. Menurut kepolisian, pemeriksaan kini hanya tinggal menyimpulkan unsur pelanggaran dan siapa yang akan dikenakan sanksi pidana.

"Yang sudah kena hukuman di Medan yaitu di University of Sumatera. Di Aceh sudah terungkap. Sekarang mulai terungkap di Indonesia Timur. Selain itu, Kemenristek Dikti juga terus melacak universitas yang tidak mengantongi izin," paparnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini