nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

122 Kasus MERS Korsel Dilaporkan, WHO Minta Sekolah Dibuka

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2015 09:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 06 11 18 1163657 122-kasus-mers-korsel-dilaporkan-who-minta-sekolah-dibuka-h4JdAXvkPe.jpg

SEOUL – Penyebaran virus Middle East Respiratory Syndrome (Sindrom Pernafasan Timur Tengah/MERS) di Korea Selatan (Korsel) belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Kementerian Kesehatan Korsel kembali melaporkan 14 kasus baru yang menjadikan total 122 kasus yang telah dikonfirmasi.

Menyebarnya virus MERS ini menyebabkan ketakutan dan kecemasan bagi warga Korsel. Kritik terhadap kinerja pemerintah dalam menangani fenomena ini terus bermunculan.

Sementara itu Reuters, Kamis (11/6/2015) melaporkan misi gabungan Korsel dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengusulkan pembukaan kembali sekolah-sekolah yang ditutup untuk mencegah penyebaran virus MERS. Usul ini diberikan karena mereka berpendapat pembukaan kembali sekolah tidak akan mempengaruhi penyebaran virus yang berasal dari Timur Tengah ini.

Namun, usul ini bertentangan dengan rekomendasi dewan sekolah Korsel yang meminta lebih banyak sekolah ditutup sementara. Sejak menyebarnya virus MERS bulan lalu, Pemerintah Korsel telah menutup sekira 2.000 sekolah di seluruh negeri.

Dengan bertambahnya jumlah kasus yang diidentifikasi di Korsel, WHO melaporkan jumlah kasus MERS di seluruh dunia telah mencapai angka 1.271 kasus dengan 448 korban meninggal. Virus yang pertama kali terdeteksi pada 2012 ini masuk ke Korsel melalui seorang pengusaha Negeri Ginseng yang kembali dari Timur Tengah. Penyebarannya di Korsel sebagian besar terjadi di fasilitas-fasilitas kesehatan yang merawat pasien MERS.

 

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini