nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa STAN Jadi Jawara Tantangan Akuntansi

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2015 11:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 06 18 65 1167335 mahasiswa-stan-jadi-jawara-tantangan-akuntansi-PLo9JbGWn9.jpg Tim mahasiswa STAN menjadi pemenang pertama National Accounting Challenge (NAC) 2015. (Foto: dok. NAC 2015)

JAKARTA - Mahasiswa Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) membuktikan bahwa mereka memang jawaranya tantangan akuntasi. Mereka meraih gelar juara pertama dalam kompetisi National Accounting Challenge (NAC) 2015, belum lama ini.

Pada kompetisi besutan STAN tersebut, tim juara diwakili oleh Dina Pramudianti, Henri Ariyanto dan Muji. Sementara itu, runner up adalah tim dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang diwakili Hesti Octavia Setyorini, Jariyah, Taat Prambudi dan juara ketiga diraih tim Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan anggota Anggita Arum Pertiwi, Rayi Agasti, Rizki Nur Etikasari.

NAC sendiri merupakan lomba akuntansi tingkat mahasiswa D-3/S-1/sederajat terbesar se-Indonesia. Helatan rutin tahunan ini tidak hanya menantang mahasiswa seluruh Indonesia dalam bidang akuntansi tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan sumbangsih nyata mereka kepada pemerintah maupun swasta.

Tahun ini, rangkaian kegiatan NAC dimulai pada 2 Mei dengan Preliminary Round hingga Final Round pada 25-29 Mei. Dari babak awal di berbagai kota, terpilih 16 tim finalis yang merupakan juara pertama dan kedua per regional serta sembilan tim wildcard.

Pada babak final, tim peserta harus menjalani babak Think Fast. Babak cepat tepat ini menguji kemampuan peserta dalam menjawab soal-soal Akuntansi yang relatif pendek tetapi rumit dalam waktu yang singkat dan terbatas. Mereka juga ditantang menemukan solusi atas kasus-kasus pada praktik akuntansi di perusahaan.

Kemudian, ada juga Company Visit and Corporate Challenge (COCO) untuk menentukan 10 tim terbaik. Pada babak ini, saatnya peserta menerapkan materi akuntansi yang telah dipelajari di bangku perkuliahan.

Peserta NAC 2015 diajak mengunjungi PT PG Rajawali II unit Pabrik Gula di Subang, Jawa Barat untuk melihat secara langsung aplikasi ilmu akuntansi dalam dunia bisnis. Mereka juga diajak berkeliling pabrik dan kebun serta melihat secara langsung bagaimana aktivitas bisnis dan proses pembuatan gula dilakukan.

Pada kunjungan ini, peserta juga harus mengerjakan soal dan menyiapkan bahan presentasi untuk sebuah studi kasus. Kemudian, mereka mempresentasikan hasil analisis tersebut di depan para juri. Lima tim terbaik akan melakukan presentasi ulang di depan 11 juri dari IAI dan PT. RNI dengan tujuan kalibrasi nilai/men-standarkan nilai seluruh peserta.

Pada tahap final, juri memilih 10 tim terbaik untuk kembali bertanding. Mereka berasal dari UGM, Unnes, Universitas Hassanudin (Unhas), PN Sriwijaya, STAN, STIE Trisakti, Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Sriwijaya.

Salah satu tahap final yang harus dilalui adalah Audit Challenge. Babak ini menguji kemampuan peserta dalam bidang audit. Lima tim terbaik kemudian melaju ke tahap berikutnya, yaitu Accounting Future Issue (AFI). Di babak AFI tersebut, peserta mempresentasikan karya tulis ilmiah yang sudah mereka siapkan sebelum mengikuti kegiatan final round. Para juri pun menguji pemahaman peserta tentang karya tulis mereka.

Asyiknya NAC adalah, peserta enggak melulu sibuk berlomba. Mereka diajak belajar melalui Seminar Audit bertema "BPKP sebagai Inspektorat Nasional" dengan narasumber eks auditor BPKP, Marmah Hadi. Peserta juga belajar tentang e-commerce melalui talkshow "Accounting Process in E-Commerce" yang mengundang Riffa Sancati, Commercial Finance and Senior Accounting Manager Lazada.

Untuk rehat sejenak dari rangkaian kegiatan dalam NAC, peserta diajak bekeliling kota Jakarta. Mereka menikmati keindahan di Monumen Nasional dan Museum Bank Indonesia. Agenda utama City Tour ini tentu saja berfoto bersama.

NAC 2015 ditutup secara resmi oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) sekaligus ketua Ikatan Akuntan Indonesia, Mardiasmo MBA, AKT. Pada kesempatan itu, Wamenkeu memberikan sambutan sekaligus ucapan selamat kepada tim-tim yang telah meraih prestasi yang mengagumkan dengan masuk dalam babak lima besar NAC 2015.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini