nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuliah di Inggris Butuh Rp700 Juta per Tahun

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Senin 22 Juni 2015 13:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 06 22 65 1169225 kuliah-di-inggris-butuh-rp700-juta-per-tahun-XmpuIzgJ8u.jpg University of Oxford menjadi salah satu perguruan tinggi Inggris yang menjadi favorit pelajar dunia. (foto: Alamy)

JAKARTA - Perguruan tinggi Inggris seperti Oxford dan Cambridge University kerap merajai berbagai pemeringkatan kampus dunia. Tidak heran, Inggris pun menjadi negara favorit untuk kuliah di luar negeri.

Inggris memusatkan layanan pendaftaran kuliah S-1 dalam sistem University and College Admissions (UCAS), baik bagi pelajar lokal maupun internasional. Kamu perlu mendaftarkan diri via website UCAS jika berminat kuliah di negerinya Pangeran William dan Pangeran Harry ini.

Biaya kuliah

Biaya kuliah di Inggris bervariasi, tergantung dari negara asal mahasiswa. Dikutip dari QS Top Universities, Senin (22/6/2015), biaya kuliah paling mahal pada kampus negeri juga tergantung wilayahnya. Di Inggris dan negara bagian Wales, kampus bisa mengenakan biaya hingga 9.000 poundsterling atau sekira Rp190,36 juta per tahun. Kemudian, mahasiswa perguruan tinggi negeri pada negara bagian Irlandia Utara dibebankan biaya kuliah lebih murah yaitu 3.575 poundsterling per tahun atau sekira Rp75,61 juta.

Pelajar internasional dari luar Inggris dan Uni Eropa harus merogoh kocek lebih dalam antara 7.000 poundsterling (Rp148,06 juta) hingga 35 ribu poundsterling (Rp740,31 juta) per tahun. Penentuan biaya kuliah ini juga tergantung dari pilihan program studi (prodi).

Sementara itu, biaya kuliah pada level pascasarjana, tidak ada perbedaan bagi pelajar lokal maupun internasional.

Visa

Ada dua jenis visa studi yang bisa dipakai pelajar internasional. Jika menjalani studi jangka pendek seperti kursus bahasa Inggris selama 11 bulan dan usiamu minimal 18 tahun, maka kamu bisa mendapat visa pelajar. Visa ini berlaku hingga enam bulan dan dapat diperpanjang hingga 11 bulan.

Jika masa kuliahmu lebih panjang, maka kamu perlu memastikan bahwa kampus tujuan ada dalam daftar UK Border Agency (UKBA). Kamu bisa mendaftar untuk visa Tier 4.

Untuk membuat visa pelajar ke Inggris, kamu harus menyiapkan:

- Paspor;

- Foto terbaru;

- Formulir Confirmation of Accepance for Studies (CAS) dari kampus tujuan yang bernilai 30 poin;

- Sertifikat kemampuan berbahasa Inggris;

- Bukti dukungan keuangan selama tinggal di Inggris, memiliki skor 10 poin.

Bukti dukungan keuangan ini bisa ditunjukkan dengan rekening koran atau surat pernyataan dari penyandang danamu (orangtua/wali) yang menunjukkan bahwa kamu bisa memenuhi kebutuhan uang kuliah, akomodasi dan biaya hidup. Kamu juga perlu menunjukkan bahwa kamu bisa menyediakan bujet minimal 800 poundsterling hingga 1.000 poundsterling (Rp16,9 juta - Rp21,1 juta) per bulan.

Biaya pembuatan visa Tier 4, seperti dikutip dari laman resmi Pemerintah Inggris, adalah 322 poundsterling (Rp6.9 juta). Kamu perlu juga membayar biaya pelayanan kesehatan 150 poundsterling (Rp3,2 juta) per tahun.

Akomodasi

Umumnya mereka yang kuliah di luar negeri akan mendapatkan fasilitas akomodasi dari kampus. Para pelajar internasional akan ditempatkan di asrama kampus ataupun rumah dan apartemen khusus pelajar. Fasilitas akomodasi tersebut bisa dilengkapi layanan katering atau tidak.

Tetapi, kamu bisa juga memilih hunian yang lebih privat seperti menyewa rumah atau apartemen di luar kampus. Kamu bisa tinggal sendiri atau berbagi hunian dengan teman.

Pastikan kamu sudah memiliki akomodasi sebelum tiba di Inggris. Kamu bisa mencari informasi hunian ini di kantor Student Union atau Student Housing Office di kampus masing-masing atau mencari tahu di berbagai website.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini