nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Markas Yontaifib 2 Marinir Dipindah ke Marunda

Sindonews, Jurnalis · Sabtu 27 Juni 2015 10:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 06 27 337 1172297 markas-yontaifib-2-marinir-dipindah-ke-marunda-nzVW3h1ZC5.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana memindahkan sekaligus meresmikan markas baru Batalyon Intai Amfibi-2 Korps Marinir (Yontaifib-2 Mar) dari Kesatrian Marinir Cilandak, Jakarta Selatan ke Kesatrian Marinir Baroto Sardadi, Jalan Sungai Tiram Marunda, Jakarta Utara.

Pemindahan markas ini karena tuntutan tugas Yontaifib-2 Mar yang semakin kompleks. Sebagai pasukan khusus Yontaifib-2 Mar memerlukan kesatrian sendiri yang lebih spesifik dan berbeda dengan markas kesatuan lainnya.

Dipilihnya Marunda sebagai markas baru karena lokasi tersebut memiliki nilai taktis dan strategis dalam pembinaan satuan khusus amfibi, baik dalam latihan maupun operasi sehingga lebih optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Ini merupakan program pengembangan Korps Marinir TNI AL, salah satu kesatuan kita pindahkan dari Jakarta Selatan ke Jakarta Utara di Marunda, agar lebih segar lagi satuan ini sekaligus menjaga aset TNI AL yang berada di wilayah ini. Harapannya profesionalisme dan humanisme prajurit bisa berkembang di Marunda," ujar Buyung Lalana kemarin.

Menurut Dankormar, markas yang memiliki luas 101 hektare ini akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung bagi peningkatan kemampuan personel di antaranya, lapangan tembak jarak pendek.

"Nanti kita kembangkan terus sampai jarak 1.000 meter karena sangat memungkinkan sekali dilakukan pengembangan lapangan tembak," ujarnya.

Fasilitas lainnya, perumahan anggota sarana olah raga dan kemarkasan seperti, Markas Pasmar-2 yang sementara ini ada Jakarta Pusat. Setelah dipindah ke Marunda, Markas Pasmar-2 akan dibangun museum sejarah perjalanan Korps Marinir dari sejak lahir 15 November 1945 sampai saat ini.

"Museum ini akan menceritakan perjalanan perjuangan Marinir, museum ini juga dinobatkan sebagai museum nasional, tempat edukasi dan terbuka untuk umum," katanya.

Kepala Dinas Penerangan Kormar, Letkol Marinir Suwandi menyatakan, Yontaifib-2 Mar merupakan salah satu komando pelaksana (Kolaks) Pasmar-2, dituntut mampu memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas pengintaian amfibi, pengintaian darat, dan operasi tempur darat maupun operasi khusus dalam membantu satuan tempur lainnya.

Kesatuan ini juga memiliki tugas pokok membina dan menyediakan kekuatan serta kemampuan unsur amfibi maupun pengintaian darat guna pelaksanaan tugas-tugas operasi khusus seperti pendaratan amfibi, operasi TNI AL dan sebagainya. Karenanya, Yontaifib-2 Mar ini dituntut memiliki kemampuan yang mencakup daya tahan fisik, keterampilan teknik dan taktik serta prosedur dasar kemiliteran perorangan sampai tingkat kompi/detasemen.

Termasuk kemampuan perencanaan dan pelaksanaan pengintaian amfibi pada operasi tingkat BTP/Brigat dan pengintaian darat pada operasi tempur darat tingkat batalyon atau brigade. Serta kemampuan pengamanan objek vital dan VVIP, operasi SAR dan Combat SAR.

HUT ke-68 Marinir

Sebagai pasukan khusus, kata dia, Yontaifib-2 Mar tidak melaksanakan tugasnya dengan jumlah pasukan yang besar karena menyangkut kerahasiaan, disiplin lapangan yang tinggi serta mempunyai keahlian khusus di tiga media baik di darat, laut dan udara.

Acara peresmian ini diawali dengan demonstrasi terjun tempur dan serangan kilat. Termasuk atraksi freefall. Proses peresmian sendiri ditandai dengan penyerahan Tunggul Batalyon oleh Dankomar Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana kepada Danyontaifib-2 Mar Letkol Marinir Samson Sitohang.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini