Polres Aceh Utara Sediakan Pijat Gratis bagi Pemudik

ant, · Minggu 12 Juli 2015 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 12 340 1180263 polres-aceh-utara-sediakan-pijat-gratis-bagi-pemudik-EVCqFpd37R.jpg Pemudik (Foto: Ilustrasi)

LHOKSEUMAWE - Polres Aceh Utara menyediakan layanan pijat gratis di setiap pos yang tersebar di wilayah tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik di perjalanan.

Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kasat Lantas AKP Muhammad Mukhtari, mengatakan, layanan pijat gratis tersebut diberikan agar para pemudik mendapatkan kenyamanan dan terbebas dari kecelakaan lalu lintas.

"Kita tahu bahwa, para pemudik pastinya cukup lelah karena melakukan perjalanan yang jauh agar stamina mereka terjaga. Maka kita berikan layanan pijat gratis di setiap pos-pos mudik," ujar Muhammad, di Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (11/7/2015).

Pos mudik tersebut dibuka di tiga titik, yaitu di Kecamatan Lhoksukon, Tepin Punti dan Kecamatan Baktiya. Pos mudik tersebut sengaja dibuka didekat SPBU karena apabila ada pemudik yang ingin tidur ada fasilitas yang disediakan.

Muhammad menambahkan, bagi para pemudik diharapkan untuk lebih hati-hati karena ada beberapa titik rawan seperti, di Kecamatan Syamtalira Aron, Tanah Pasir dan Kecamatan Lhoksukon.

Untuk Kecamatan Lhoksukon ada terdapat jalan lurus sepanjang 5 km, sehingga konsentrasi bisa lebih jenuh, apalagi di saat sedang lelah dan mengantuk, begitu juga di Tanah Pasir ada tikungan tajam sangat rawan terjadi kecelakaan, serta di Kecamatan Syamtalira Aron tidak ada penerangan saat malam hari.

"Agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan, setiap personel akan melakukan patroli rutin antar pos dan memasang rambu-rambu tanda bahaya serta spanduk peringatan," ujarnya.

Dia mengimbau para pemudik untuk lebih hati-hati dalam mengendarai kendaraan, apabila sudah mulai lelah dan mengantuk harus segera istrahat dan jangan memaksa untuk tetap mengemudi.

"Tahun 2014, ada 116 kasus kecelakaan lalu lintas. Kita harapkan di tahun ini kasus-kasus kecelakaan bisa lebih berkurang," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini