nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Orang Pintar di Desa, Urbanisasi Diharapkan Tak Lagi Menarik

Oris Riswan, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2015 16:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 07 22 525 1183982 banyak-orang-pintar-di-desa-urbanisasi-diharapkan-tak-lagi-menarik-mfo5XDwn50.jpg foto: Oris Riswan/Okezone

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mengaku tak bisa mencegah urbanisasi. Sebab masyarakat di pedesaan menginginkan kehidupan yang lebih layak dari segi ekonomi dengan cara mencari pekerjaan di perkotaan.

"Sebetulnya perpindahan antara (warga) daerah ke daerah lain kan hal yang biasa ya, karena yang dikejar adalah sumber daya perekonomian rata-rata. Oleh karena itulah kita tentu tidak hanya (bisa) menahan-nahan saja jangan ke kota," kata Aher di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (22/7/2015).

Upaya menahan arus urbanisasi menurutnya memang harus digencarkan. Salah satunya dengan sosialisasi. Tapi hal itu harus diiringi dengan langkah lain. "Pada saat bersamaan sekarang pemerintah mulai memperhatikan pembangunan desa. Di Jawa Barat ada (program) desa peradaban, di kabupaten/kota juga ada ADD, dari APBN juga ada dana buat (pembangunan) desa," jelasnya.

Ketika semua berjalan dengan lancar sesuai skenario pemerintah, maka ke depan desa tidak akan dipandang sebelah mata lagi. "Ketika pendayagunaannya dilakukan dengan baik, maka perkembangan ekonomi di pedesaan (bisa) mencegah urbanisasi. Kalau di desa sudah jelas ngapain ke kota ya. Yang jelas desa harus ditata jadi desa mandiri, tidak terpencil, desa (dibangun) mirip-mirip kota kecil gitu. Itu harus diwujudkan dalam desa-desa kita," ungkap Aher.

Apalagi, sambung Aher, saat ini banyak orang pintar yang memiliki ilmu pengetahuan mumpuni yang bersedia tinggal di desa dan memajukan daerahnya. Hal itu diharapkan dapat menekan keinginan warga melakukan urbanisasi dan menganggap urbanisasi tak lagi menarik.

"Tentu dengan banyaknya masyarakat terpelajar saat ini kemudian mungkin juga mengolah lahan-lahan, mengolah sumber daya pertanian, perikanan, perkebunan kita dengan modal sekolah dan ilmu yang memadai kan lebih berdampak pada kesejahteraan. Kan sekarang mulai ada fenomena itu, masyarakat terpelajar mau tinggal di desa untuk mengelola, mendayagunakan lahan-lahan di kabupaten, bukan di perkotaan," papar Aher.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini