Lawan Harvard, Kampus RI Nihil di Tingkat Dunia

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Kamis 23 Juli 2015 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 23 65 1184351 lawan-harvard-kampus-ri-nihil-di-tingkat-dunia-1PQfF1jODk.jpg Perguruan tinggi Indonesia kalah saing dalam pemeringkatan kampus dunia versi CWUR 2015. (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Tidak ada satu perguruan tinggi dari Indonesia yang masuk 1.000 besar pemeringkatan tahunan yang dilakukan Center for World University Rankings (CWUR). Sementara itu, Harvard University kembali dinobatkan sebagai kampus terbaik dunia.

Pada daftar yang dirilis CWUR, belum lama ini, kampus-kampus Amerika dan Inggris mendominasi 10 besar. Harvard sendiri langganan menempati posisi puncak pada berbagai pemeringkatan institusi pendidikan tinggi sejagat raya.

Berikut ini 10 besar perguruan tinggi dunia versi WCUR 2015:

1. Harvard University (total skor: 100);

2. Stanford University (total skor: 98.66);

3. Massachusetts Institute of Technology (total skor: 97.54);

4. Cambridge University (total skor: 96.81);

5. Oxford University (total skor: 96.46);

6. Columbia University (total skor: 96.14);

7. Berkeley University (total skor: 92.25);

8. Chicago University (total skor: 90.70);

9. Princeton University (total skor: 89.42); dan

10. Cornell University (total skor: 86.79).

Dominasi Amerika juga masih terlihat pada peringkat berikutnya. Yale University menempati peringkat 11 dengan total nilai 86.61, sedangkan Caltech di peringkat 12 dengan skor akhir 84.40.

CWUR membuat pemeringkatan kampus dunia yang memperhitungkan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi para mahasiswa serta prestise para dosen dan riset yang dihasilkan. Pemeringkatan ini mengesampingkan metode survei dan data pendaftaran universitas.

Delapan indikator yang dipakai CWUR dalam membuat pemeringkatan terhadap 1.000 kampus dunia adalah:

1. Kualitas Pendidikan; diukur dari jumlah alumni yang memenangi berbagai penghargaan internasional dibandingkan dengan jumlah total mahasiswa (25 persen);

2. Alumni yang Bekerja; diukur dengan jumlah alumni yang memegang posisi CEO di perusahaan-perusahaan top dunia, dibandingkan dengan jumlah total mahasiswa (25 persen);

3. Kualitas Dosen; diukur dengan jumlah dosen yang memenangi berbagai penghargaan internasional (25 persen);

4. Publikasi; diukur dari jumlah makalah hasil riset yang diterbitkan jurnal ilmiah bereputasi baik (lima persen);

5. Pengaruh; diukur dari makalah penelitian yang dipublikasikan di jurnal ilmiah berpengaruh dalam berbagai bidang (lima persen);

6. Sitasi; diukur dari jumlah sitasi dari penelitian yang dihasilkan civitas akademika (lima persen);

7. Dampak Luas; diukur dari h-index milik suatu perguruan tinggi (lima persen);

8. Paten; diukur dari jumlah paten internasional yang diajukan universitas (lima persen).

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini