nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Parpol Kurang Persiapan Hadapi Pilkada Serentak

Dara Purnama, Jurnalis · Sabtu 01 Agustus 2015 11:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 08 01 337 1188875 parpol-kurang-persiapan-hadapi-pilkada-serentak-on40BXAdOs.jpg Ilustrasi Partai Politik (Dok: Okezone)

JAKARTA - Pakar Politik Populi Center, Nico Harjanto menilai partai politik (parpol) kurang persiapan menghadapai pilkada serentak. Hal ini dapat dilihat dari minimnya calon yang mendaftar ke KPU di beberapa daerah, bahkan sebanyak 80 lebih daerah hanya memiliki dua pasang bakal calon saja.

"Pilkada serentak di parpol juga tidak dipersiapkan dengan baik. Idealnya di satu daerah minimal tiga sampai empat bakal pasangan calon dari parpol ditambah perseorangan," kata Nico dalam diskusi dengan tema Perspektif Indonesia dengan topik Siap atau Tidak Pilkada Tetap Serentak, di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta, Sabtu (1/8/2015).

Nico menilai, koalisi partai di banyak daerah tidak dibangun oleh parpol akan, tetapi para calon kandidiat. Bahkan, untuk menjaring dukungan juga dilakukan oleh kandidat.

"Tidak ada dirumuskan dengan baik oleh parpol bagaimana membangun koalisi. Bahkan, yang getol melakukan survei adalah kandidat. Saya lihat bukan partai yang mencari kandidat terbaik. Tapi, kandidat yang ingin survei untuk mendapatkan dukungan partai," jelasnya.

Bahkan, saat hari raya Lebaran masih ada kandidat yang melakukan survei untuk mengejar dukungan parpol dan pendaftaran ke KPU yang digelar 26-28 Juli lalu.

"Itu yang membuat ribet. Bahkan, pas Lebaran masih ada survei. Di hari H ada dua bakal pasangan calon di Wonogiri yang baru mendapatkan rekomendasi," ulas Nico.

Mengomentari hal tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN, Viva Yoga Mauladi, mengatakan bukan hanya kandidat yang bergerak, namun parpol juga mempersiapkan kader-kadernya untuk maju di pilkada yang akan digelar serentak.

"Di parpol juga punya hitungan matematis jika kader maju apakah akan menang. Di satu sisi calon juga punya ide kreatif dalam mensurvei dirinya sendiri," tutur Viva.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini