Aksi Mogok Berlanjut, Pemkot Serang Bersikukuh Lakukan Penertiban

Rasyid Ridho , Sindonews · Selasa 04 Agustus 2015 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 04 340 1190412 aksi-mogok-berlanjut-pemkot-serang-bersikukuh-lakukan-penertiban-bUuGxjxYz5.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

SERANG – Aksi mogok beroprasi yang dilakukan oleh para sopir angkutan Kota Serang jurusan Serang-Cilegon masih berlanjut hingga mengakibatkan para penumpang terlantar. Meskipun demikian, pemerintah Kota Serang bersihkukuh melakukan penertiban trayek angkot yang ada di Kota Serang.

“Saya meminta agar Dishubkominfo (Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika) turun tangan mengatasi permasalahan tersebut. Kami berkomitmen tetap melakukan penertiban ini walaupun ada aksi mogok beroprasi. Hal ini dilakukan demi kenyamanan dan keteriban trayek angkutan kota,” kata Wakil Walikota Serang, Sulhi Choir kepada wartawan di Kota Serang, Selasa (4/8/2015).

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Kota Serang, Syafruddin, membantah belum melakukan sosialisasi serta pemberitahuan kepada pihak pengusaha angkutan kota.

"Sebelum penertiban, kami sudah memberitahukan melalui surat kepada pemprov terkait mulai kemarin kami akan memfungsikan dua terminal. Dan harusnya, Dishub provinsi yang memberitahukan kepada pengusaha. Kalau kami hanya mengurusi angkot dalam kota saja ," katanya.

Ia mengaku, terkait penertiban tersebut pihaknya mendengar adanya keluhan dari para sopir karena pendapatannya berkurang serta kehilangan penumpang. Namun menurutnya, masalah tersebut bukanlah urusan Dishubkominfo karena pihaknya hanya melakukan penataan trayek yang ada dalam kota saja.

"Sehari-dua hari wajar ada gejolak, tapi nanti juga akan terbiasa. Mengenai pendapatan yang berkurang, itu resiko mereka karena kami juga punya kewajiban tugas untuk menertibkan," terang dia.

Berdasarkan pantuan di lokasi tampak ratusan penumpang terlantar. Sebagian dari mereka terpaksa mengeluarkan kocek lebih besar untuk dapat menggunakan mode transportasi umum lainnya seperti ojek atau taksi.

"Saya sih sangat setuju, karena demi kenyamanan bersama. Tapi yah tidak gini juga, kasian yang biasa pake angkot untuk bekerja atau ke sekolah," kata seorang warga kota serang, Djamaloeddin di lokasi. (fal)

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini