nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benda-Benda Cagar Budaya Dipamerkan di Yogya

Prabowo, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2015 16:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 08 05 510 1191067 benda-benda-cagar-budaya-dipamerkan-di-yogya-CGlpetkigQ.jpg

SLEMAN - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pameran cagar budaya bertema Membangun Pembelajaran Pelestarian Cagar Budaya. Pameran itu dihelat selama empat hari, mulai hari ini, Rabu 5 Agustus 2015 hingga Sabtu, 8 Agustus 2015 di Kantor BPCB DIY, Jalan Raya Jogja-Solo Km 15 Bogem, Kalasan, Sleman.

Beragam benda cagar budaya seperti arca batu, prasasti, replika candi, foto-foto dokumen bangunan sejarah, hingga rumah adat jawa 'Joglo' dipamerkan secara apik dalam Heritage Expo 2015 tersebut. Terpampang juga panel informasi setiap benda peninggalan sejarah sehingga mudah diketahui para pengunjung.

Penyampaian informasi mengenai cagar budaya juga dilakukan melalui media visual dengan memutar film cagar budaya. "Kita juga pamerkan peralatan dalam konservasi, pemugaran, maupun dokumentasi dari waktu ke waktu sesuai perkembangan jaman," kata Kepala BPCB DIY, Tri Hartono, Rabu (5/8/2015).

Selain pameran, digelar beragam lomba bertema cagar budaya, dan talk show yang bertujuan menciptakan interaksi dialogis dengan pengunjung. Sehingga, pameran tak hanya penyampaian pesan yang bersifat satu arah, melainkan membangun komunikasi timbal balik.

Lomba dalam pameran cagar budaya ini dirangkai dalam beragam permainan, seperti mengambar dan mewarnai bagi anak-anak usia dini dan pelajar. Harapannya, para pengunjung yang kebanyakan para pelajar baik tingkat sekolah dasar hingga mahasiswa semakin antusias dengan adanya publikasi cagar budaya yang bersifat interaktif, menghibur, tapi tetap mengandung konten pengetahuan tentang cagar budaya.

"Kita memang kenalkan peninggalan cagar budaya sejak dini pada anak-anak dengan harapan kecintaan mereka untuk melestarikan cagar budaya tetep terjaga hingga dewasa nanti," jelasnya.

Dia berharap, beragam kegiatan yang digelar itu dapat menjadi media bagi pelajar, mahasiswa, orang tua, masyarakat maupun pemerhati benda cagar budaya untuk menyampaikan aspirasi, tentunya yang berkaitan dengan upaya membangun pembelajaran pelestarian cagar budaya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini